14 Jul 2022

Pengertian AIDA, Sejarah, Rumusan Hingga Contohnya

Artikel,

Artikel - FET,

Artikel - FOB,

Edukasi,

Pengetahuan mengenai model-model di dalam marketing sudah seharusnya dipahami dengan baik bagi seorang marketer termasuk salah satunya model AIDA. Model AIDA adalah salah satu rumus yang dipakai sebagai patokan dalam memasarkan produk. Rumus di dalamnya bisa dipakai oleh para pemasar untuk meningkatkan penjualan suatu produk.

Mulai dari bagaimana cara menarik perhatian para calon konsumen, kemudian mengajak mereka menjadi pelanggan tetap sebagai pengguna produk yang dijual oleh suatu perusahaan. Secara umum AIDA disebut sebagai metode dalam menggambarkan langkah-langkah yang harus dilalui oleh pelanggan dalam proses membeli suatu produk.

Sejarah Model AIDA dalam Marketing

Model AIDA mulai dikembangkan pertama kali oleh seorang pengusaha yang berasal dari Amerika Serikat, bernama Elias St. Elmo Lewis tepatnya di tahun 1898. Saat itu Lewis kerap membuat strategi dalam periklanan yang sukses, walaupun dalam pola pemasaran ini masih menggunakan teknik dari pintu ke pintu yang masih diterapkan sampai saat ini.

Model pemasaran ini yang membuat Lewis menciptakan teori tersebut ketika melaksanakan pemasaran. Hal yang dilakukan harus mampu menarik perhatian, kemudian mempertahankan minat, menciptakan keinginan atau hasrat hingga membuat adanya tindakan yang muncul, hal ini diungkapkan Lewis di tahun 1899.

Berlanjut ke tahun 1909 karena hal ini berkembang pesat sesuai yang diharapkan bahkan banyak yang menyebut jika model yang pertama kali diterapkan menyerupai AIDA yang saat ini terkenal seantero dunia. AIDA singkatan dari Awareness (Kesadaran/Daya Tarik), Interest (Minat), Desire (Keinginan) dan Action (Aksi).

Pengertian AIDA

AIDA merupakan model yang dipakai untuk mengidentifikasi suatu tahapan kognitif, yang dilakukan seseorang pada tahap atau proses membeli suatu produk dan layanan. Sebagai funnel pembelian yang dialami secara terus menerus oleh seseorang, dari suatu tahapan ke tahapan lainnya. Tujuannya untuk mendukung ke arah pembelian di akhir proses ini.

Munculnya AIDA bukan secara murni dari hubungan yang terjalin antara pembeli dan suatu perusahaan yang menjual sebuah produk atau jasa. Namun karena semakin meluasnya penggunaan media sosial, perkembangan teknologi ini dimanfaatkan sebagai sarana dalam mencapai tujuan AIDA lewat informasi dari konsumen.

Tujuan utama munculnya AIDA adalah sebagai cara dalam mengoptimalisasi penjualan, namun fokusnya pada interaksi yang terjadi antara penjual dan pembeli terkait suatu produk. Iklan yang dibuat atau muncul layaknya sebagai edukasi yang membantu konsumen dalam hal ini sebagai penerima merasakan manfaat yang diberikan.

Model AIDA marketing dinilai sebagai sesuatu yang amat penting, bahkan disebut warisan yang tak ternilai harganya. Hal itu bukan tanpa alasan mengingat model pemasaran ini sampai saat ini masih dipakai dan bahkan sudah diterapkan ke dalam digital marketing. E-commerce menjalankan presentasi produk secara efektif juga menerapkan AIDA.

Rumusan dan Konsep AIDA

man in gray crew neck t-shirt standing near white wall

  • Tahap Pertama: Awareness

Meskipun bagian ini seringkali diabaikan oleh banyak pemasar, asumsi bahwa produk dan jasa mendapatkan perhatian konsumen. Tahapan ini memberi edukasi untuk tidak mengandalkan asumsi jika semua orang sudah tahu produk yang dijual. Pendekatan terbaik dalam menarik perhatian konsumen dengan memunculkan creative disruption.

Langkah pertama dengan menempatkan iklan, bisa di suatu tempat yang tidak terduga dan hal ini disebut sebagai pemasaran gerilya. Kemudian menciptakan kejutan lewat iklan dengan citra yang provokatif, dan terakhir adalah memberi pesan kepada target secara intens.

  • Tahap Kedua: Interest

Menciptakan ketertarikan atau interest bisa menjadi pekerjaan yang sulit untuk dilakukan, karena jika produk atau jasa yang tidak menarik tidak menimbulkan adanya minat dari konsumen. Karena untuk itu diperlukan iklan yang bisa memberi dampak, seperti terpecah dalam beberapa bagian dan mudah dipahami serta dibaca, tentunya fokus dengan target yang relevan.

  • Tahap Ketiga: Desire

Tahap ketiga dalam AIDA model berjalan seiring diterapkan tahapan kedua, hal ini penting dipahami karena membantu pelanggan menyadari pentingnya membutuhkan produk atau jasa tersebut. Tentunya hal ini terjadi setelah pemasar mampu meyakinkan dan menumbuhkan minat calon konsumen terhadap produk.

  • Tahap Keempat: Action

Tahapan terakhir dari proses AIDA ini adalah konsumen yang memulai tindakan, tentunya sesuai dengan tujuan diterapkannya metode pemasar ini. Yakni konsumen membeli produk atau menggunakan jasa yang ditawarkan, karena memang dirancang untuk mendapatkan respons langsung dari konsumen.

Pemasaran yang dilakukan tentu harus membuat munculnya rasa urgensi, bahkan rasa motivasi bagi pelanggan untuk bisa membeli produk atau menikmati jasa tersebut. AIDA menjadi salah satu metode pemasaran yang umum diterapkan dalam mencapai tujuan, termasuk ketika adanya penawaran terbatas demi menarik minat konsumen.

Baca juga: Pengertian Net Present Value, Manfaat, Rumus dan Cara Hitung

Contoh Penerapan AIDA dalam Bisnis

Penggunaan model AIDA sebagai strategi pemasaran membuat pemasar mendapat kontrol lebih besar terkait dengan prospek dalam keputusan membeli oleh konsumen. Konsumen yang lebih maju dalam setiap model, tentu akan mengembangkan emosi tertentu terhadap produk dan layanan. Berikut beberapa contoh yang ada dalam penerapan AIDA.

  • Menarik Perhatian

Apabila iklan yang disajikan menarik perhatian dan melibatkan penonton atau target secara mendalam, pemasaran akan dimulai dengan perusahaan sebagai pelopor. Pemasaran konten efektif adalah cara untuk menarik penonton atau target terhadap produk yang ditawarkan. Bahkan ketika iklan sudah menawarkan solusi di awal, maka perhatian penonton akan langsung tertarik.

  • Hasilkan Minat

Setelah menarik minat target kepada barang dan jasa yang ditawarkan, calon konsumen ini tentu akan mempelajari informasi terkait produk secara mendalam. Dukungan dengan konten persuasif dan menarik, pemasaran efektif dalam menarik target lebih dulu memberi informasi sebagai kebutuhan pertama yang diperlukan calon konsumen sehingga minat terhadap barang muncul.

  • Menimbulkan Hasrat

Informasi yang menarik terkait produk dan jasa yang diberikan, jika dibawakan dengan lugas dan menjawab segala pertanyaan calon konsumen bisa menimbulkan hasrat bagi mereka memiliki barang tersebut. Atau mencoba menggunakan jasa, minat yang muncul akan berubah menjadi hasrat memiliki sehingga mereka akan membelinya.

  • Timbulkan Aksi

Calon konsumen diberikan kesempatan dalam mengambil tindakan, langkah yang dilakukan mereka seharusnya memberi respons ketika sudah diberikan informasi yang mendalam terhadap barang yang ditawarkan. Tak hanya membeli, apapun respons dari calon konsumen bagi seorang pemasar harus tetap memberi kesempatan dalam memberikan kesan atau sikap.

AIDA adalah salah satu konsep marketing yang sudah terdapat di dalam suatu konsep pemasaran, konsep dari AIDA in marketing bukan hal yang baru. Bahkan di berbagai konsep konvensional dan jika diperhatikan lebih mendalam, terlihat bahwa metode ini sudah berulang kali dilakukan modifikasi atau pembaharuan dengan cara menerapkan berbagai kombinasi strategi.

Namun kekurangan utama dari strategi pemasaran ini ketimbang metode lain adalah kurang memperhatikan efek. Khususnya setelah terjadinya proses pembelian, efek pasca pembelian adalah hal yang menentukan kepuasaan pelanggan. Jika pelanggan sudah puas dengan layanan, mereka akan memberi rekomendasi kepada orang lain dengan testimoni menarik.

Demikian penjelasan mengenai AIDA, mulai dari pengertian, sejarah, komponen yang ada di dalamnya hingga adanya contoh dalam penerapan metode dari strategi pemasaran. Sampoerna University menjalankan sistem pembelajaran yang menarik, termasuk dalam bidang bisnis. Fakultas Bisnis di Sampoerna University menjadi yang lebih diunggulkan.

Sampoerna University menerapkan kurikulum berstandar internasional, sehingga materi yang diberikan tak hanya elemen dari komponen dunia bisnis di Indonesia saja. Melainkan secara keseluruhan dan dalam skala internasional, Sampoerna University memberi fasilitas lengkap bagi para mahasiswa dan mahasiswi dalam pembelajaran di kelas dan lapangan.

Referensi
Accurate.com

Recent More

Mengenal sosok animator lokal dan karyanya yang mendunia

Mei, 29 2024

Dunia animasi Indonesia tak lepas dari dedikasi dan talenta para animatornya. Di balik gemerlapnya...

Minat Pekerjaan Di Bidang Fotografer & Gajinya

Mei, 28 2024

Fotografi semakin menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan.  Momen-momen istimewa, keindahan alam, dan kisah-kisah...

4 Alasan Memilih Karir Di Bidang Videografi

Mei, 28 2024

Di era digital yang kian berkembang pesat, kebutuhan akan konten visual yang menarik dan...

Admission
Admission
Schedule a Visit
Schedule a Visit
Contact Whatsapp
Contact Whatsapp