Skip to main content

Pahami Apa Itu Brand Equity dan Kenali Elemen-Elemennya

By September 30, 2022Januari 15th, 2023Artikel
Brand Equity

Apakah kamu saat ini merasa sulit untuk menjaga loyalitas konsumen? Jika ya, kamu perlu belajar mengenai Brand Equity. Ada beberapa elemen yang harus dibangun untuk membuat konsumen loyal sehingga perusahaan pun berkembang jauh lebih pesat.

Melalui fakultas Bisnis Sampoerna University, kamu tidak hanya belajar mengenai bisnis dalam satu sisi saja. Namun, kamu juga akan memahami dari berbagai sudut pandang mulai dari sudut pandang konsumen hingga investor sehingga bisnis yang akan dijalankan nantinya akan lebih mudah berkembang.

Jadi, ini kan yang perlu kamu pelajari sekarang? Yuk simak artikel berikut ini agar kamu dapat lebih paham apa itu Brand Equity. 

Free photo brand price tags style graphics

Sekilas Mengenai Pengertian Brand Equity

Ada banyak sekali pengertian dari istilah yang satu ini. Brand itu sendiri merupakan merek. Sementara itu, equity itu ekuitas yang bisa juga diartikan hak. Lalu, apakah istilah ini mengarah pada hak sebuah merek? Tentu saja akan sangat ambigu jika istilah ini diartikan secara harfiah. Akan lebih baik jika kita merujuk pada istilah dari seorang pakar.

Menurut Aaker, Brand Equity atau ekuitas merek adalah aset serta liabilitas sebuah merek. Ini bisa berupa nama atau simbol yang bisa menambah nilai sebuah brand. Diharapkan, dengan adanya nama dan simbol yang kuat, maka orang akan langsung kenal atau ingat dengan nama perusahaan serta produk apa yang ditawarkan.

Akan lebih mudah untuk memahami istilah ini jika kamu langsung melihat contoh Brand Equity. Apa yang ada di benak kamu jika ingin membeli air mineral? Kebanyakan orang akan mengingat brand Aqua. Padahal, ada banyak sekali brand di luar sana yang juga menawarkan produk berupa air mineral. Namun, mengapa yang ada di benak kebanyakan orang hanya Aqua?

Ya, benar sekali. Hal tersebut disebabkan Aqua merupakan merek yang ada di top of mind masyarakat. Bisa dikatakan juga bahwa Aqua memiliki Brand Equity yang sangat baik.

Kemudian, bagaimana dengan brand kamu? Apakah sudah seperti Aqua? Seberapa banyak orang yang langsung mengingat brand kamu jika mereka membutuhkan produk atau jasa yang kamu tawarkan? 

Free photo brand branding advertising commercial marketing concept

Apa Saja Manfaat Brand Equity?

Dari pengertian di atas, jelas sekali bahwa Brand Equity adalah sesuatu yang menentukan seberapa kuat sebuah brand di benak masyarakat atau konsumen. Jelas sekali manfaatnya, yaitu untuk menentukan seberapa loyal konsumen dengan sebuah brand.

Namun, apakah itu saja manfaat dari membangun Brand Equity? Tentu saja tidak. Berikut ini beberapa manfaat lain yang juga perlu kamu tahu:

  • Terhindar dari Perang Harga

Banyak sekali pengusaha yang akhirnya banting harga. Tujuannya agar produknya tetap laku. Tidak kalah saing dengan kompetitor lainnya. 

Pertanyaannya sekarang apakah hanya dengan cara menurunkan agar bisnis kamu tetap jalan? Faktanya tidak. Ada banyak produk yang harganya mahal dan konsumennya masih tidak senang dengan produk tersebut. Mereka tidak beralih ke produk kompetitor.

Apa alasannya? Karena perusahaan tersebut memiliki Brand Equity. Mereka tidak takut harga produk lebih mahal dari yang lain. Brand sudah kuat. Konsumen sudah sangat loyal. Bahkan, mereka tidak ragu untuk menaikkan harga ketika value yang diberikan jauh lebih baik dan menarik di mata konsumen.

  • Menaikkan Nilai Customer Retention 

Apa itu customer retention? Sederhananya, customer retention adalah cara untuk membuat konsumen puas. Dan ini bisa dilihat dari repeat order mereka. Brand Equity sangat menentukan customer retention. Kamu tidak perlu repot membuat orang mau membeli lagi. Brand yang kuat membuat konsumen yang lama kembali dan melakukan transaksi lagi.

  • Tetap Survive di Tengah Kompetisi yang Ketat 

Kamu pasti sudah tahu persaingan di dunia bisnis, di bidang apapun, semakin ketat. Hanya perusahaan yang kuat saja yang bisa tetap survive. Dan apakah kamu tahu apa rahasianya? Mereka memiliki Brand Equity yang kuat. 

Sama seperti Aqua. Produk mereka mungkin lebih mahal dari banyak sekali produk kompetitor. Namun, apakah pemain lama ini gulung tikar? Tidak. Aqua tetap ada di top of mind masyarakat jika mereka ingin membeli air mineral.

Manfaat tersebut seharusnya kamu rasakan juga di brand yang sedang kamu bangun sekarang ini. Sekarang, kamu hanya perlu tahu bagaimana Aqua membangun Brand Equity nya. 

Photo woman reading about brand from a book

Elemen Dasar Membangun Brand Equity 

Ada 5 elemen dasar Brand Equity yang harus kamu pahami. Kelimanya bisa dikatakan tahap-tahap yang harus kamu lalui ketika memperkuat sebuah brand. Apa saja itu? 

  • Brand Awareness

Kamu harus mulai membuat masyarakat atau lebih spesifik lagi calon konsumen familiar dengan brand kamu. Ini bisa dilakukan dengan cara memposting logo di media sosial dengan caption yang menarik. Akan lebih baik lagi jika kamu menawarkan sesuatu yang membuat orang susah untuk menolak, seperti free trial, potongan harga untuk pembelian pertama, dan lain sebagainya.

Lakukan langkah ini secara konsisten agar masyarakat tidak lagi asing dengan brand kamu. Ini yang disebut dengan brand awareness, yaitu proses yang kamu lakukan untuk membuat orang tahu brand.

  • Brand Association 

Ketika membuat brand, pastikan ada hubungan antara nama dengan produk yang kamu tawarkan. Misalnya saja nama brand Tokopedia. Orang akan dengan lebih mudah mengasosiasikan brand tersebut dengan tempat jual beli. Mengapa? Karena ada elemen berupa “toko” yang kemudian diasosiasikan dengan tempat jual beli.

Hanya saja, pemilik Tokopedia juga harus memberikan pengetahuan lain yang terkait dengan layanan yang diberikan. Misalnya saja ada pengetahuan tambahan bahwa Tokopedia itu tempat jual beli tapi online, bukan offline.

  • Perceived Quality

Konsumen sudah tahu dan sudah mencoba. Selanjutnya, pastikan mereka puas dengan layanan atau kualitas produk yang kamu jual.

  • Brand Loyalty 

Jika mereka puas dengan produk atau layanan yang kamu berikan, tentu saja mereka akan loyal atau setia. 

  • Proprietary Brand Assets

Apakah brand yang sangat kuat seperti Aqua bisa tumbang? Meskipun mereka memiliki Brand Equity, kemungkinan tumbang itu ada. Contohnya saja brand besar Nokia. Karena mereka menolak untuk berubah, padahal perilaku pasar berubah, mereka pun tersingkir.

Agar hal tersebut tidak kamu alami, terus lakukan inovasi. Bekerjasamalah dengan pihak lagi. Cari sesuatu yang membuat produk kamu selalu sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang terus berubah. Ini yang disebut dengan proprietary brand assets. 

Sekarang, kamu sudah tahu mulai dari pengertian Brand Equity hingga apa saja yang harus kamu lakukan untuk mulai membangunnya. Selanjutnya, yang kamu perlukan adalah memulai lalu konsisten melakukannya. Itu kunci utama brand-brand besar yang masih survive hingga sekarang meskipun kompetitor baru terus berdatangan. 

Selain itu, dengan belajar di Fakultas Bisnis Sampoerna University, kamu akan mendapatkan banyak ilmu dan insight mengenai bisnis. Hal ini karena adanya kegiatan rutin yang digelar seperti program CEO Talks dan Founders in Action yang mengundang pengusaha-pengusaha paling sukses di Indonesia. Mereka akan berbagi tantangan dan kesuksesan selama menjalankan bisnisnya masing-masing.

Tertarik ingin mengetahui lebih dalam mengenai fakultas bisnis Sampoerna University? Silakan isi form di bawah untuk pertanyaan lebih lanjut.

Article Form

Referensi:
Glints

X