Skip to main content

Apa Itu Content Marketing: Pengertian, Manfaat, dan Jenisnya

By Juli 22, 2022Agustus 15th, 2022Artikel, Artikel - FOB, Edukasi
content marketing

Pemasaran adalah salah satu hal yang wajib dilakukan oleh seorang pebisnis. Dengan pemasaran, konsumen akan mengetahui apa bisnis kita dan ujungnya akan memberikan keuntungan bagi pebisnis. Adapun seiring dengan berkembannya jaman, terdapat berbagai macam strategi yang bisa dilakukan untuk melakukan pemasaran. Salah satunya adalah content marketing. 

Apa itu content marketing?  Yuk simak penjelasan lengkapnya di sini!

Apa Itu Content Marketing?

Content Marketing adalah salah satu strategi pemasaran yang dilakukan dengan cara membagikan suatu konten yang bernilai bagi target pasar supaya tertarik, melibatkan, dan mempertahankan target pasar itu sendiri. 

Menurut Neil Patel, tujuan perusahaan menggunakan content marketing adalah untuk membangun relasi dengan audiensnya dalam  waktu yang lama. 

Oleh sebab itu pembuatan konten haruslah relevan supaya dapat memicu rasa minat dari calon target pasar. Tentunya kalian sering melihat, terutama di era sosial media ini, nyaris semua brand membagikan konten dalam bentuk gambar maupun video baik untuk kepentingan promosi maupun tidak.

Dari situ, brand ingin supaya mereka akan selalu terhubung dengan audiensnya sehingga audiens akan selalu mengingat brand anda.  Contoh content marketing adalah video-video yang dibuat oleh merek di kanal seperti Youtube, Instagram, atau TikTok. 

Baca juga: Pengertian Marketing Funnel: Manfaat, Tahapan, dan Strategi

Mengapa Content Marketing Penting?

Content marketing  ini sangat penting untuk dilakukan karena audiens kemungkinan besar akan melihat konten lebih dulu sebelum melakukan penelitian. Hal itu sudah diteliti oleh situs Profitwell.com, dimana  nyaris 50% atau lebih tepatnya 47% konsumen akan melihat lebih dulu setidaknya 4 hingga lima konten hingga pada akhirnya melakukan pembelian. 

Jadi pada dasarnya content marketing ini digunakan supaya memicu munculnya siklus pembelian pada konsumen. Siklus pembelian itu antara lain: 

  • Awareness

Awareness adalah kesadaran merek. Jadi maksudnya konsumen harus aware atau tahu alias sadar bahwa merek anda itu ada. Jika mereka tidak tahu, bagaimana mungkin konsumen akan membeli produk anda.

Di sini, peran dari content marketing sangat penting agar konsumen bisa  mengetahui  keberadaan merek anda dan selanjutnya akan memicu apakah produk anda dibutuhkan. 

  • Riset

Riset di sini maksudnya adalah, setelah konsumen mengetahui produk anda, mereka akan mencari tahu lebih lanjut mengenai  detail produk anda.

Di sini konten pun juga akan berperan karena konsumen pasti ingin mengetahui kelemahan dan kelebihan produk anda. Oleh sebab itu, anda  harus membuat konten semenarik mungkin agar menjadi terasa dibutuhkan oleh konsumen anda.

  • Consideration

Consideration atau Evaluation ini  maksudnya adalah kondisi ketika konsumen berpikir untuk mengambil keputusan. 

Umumnya, konsumen akan mencari tahu lagi dengan cara membandingkan dengan merek lain yang  serupa dan mencari tahu mana yang lebih menguntungkan bagi dirinya. Hasil akhirnya apakah akan membeli produk anda atau produk lain.

  • Pembelian

Jika dirasa produk anda sesuai dengan kebutuhan konsumen, maka mereka akan membeli produk anda. 

Namun demikian, pada prakteknya seorang pemasar ingin produknya lebih cepat terjual tanpa harus melewati tahap-tahap tadi. Sebenarnya hal itu bisa saja terjadi. Nah, di sini konten menjadi sangat penting  karena konten juga bisa membuat konsumen langsung melakukan pembelian tanpa harus melakukan riset atau perbandingan. 

Di situlah tantangan dari para pemasar agar dapat membuat  konten yang menarik bagi konsumennya. 

Happy diverse people using digital devices

Manfaat Content Marketing

Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa content marketing ini akan sangat bermanfaat bagi para pemasar. Adapun manfaat-manfaat itu antara lain: 

  • Menciptakan Persona Bisnis

Dengan membuat konten yang bagus dan menarik, tentunya citra dari merek akan semakin baik pula. Konten itu akan menunjukkan keseriusan kita dalam menjalankan suatu bisnis. Konsumen juga akan melihat bahwa bisnis yang anda miliki dikelola dengan baik.

  • Meningkatnya Brand Awareness

Brand Awareness dari konsumen tentunya akan meningkat ketika mereka mengetahui keberadaan konten anda. Di sini  peran konten sangat penting karena akan memberikan impresi pertama terhadap merek anda. 

  • Meningkatkan Penjualan dan Traffic

Dengan konten yang baik dan menarik, maka nyaris dapat dipastikan juga penjualan akan meningkat perlahan bagi para pebisnis yang bergerak di bidang penjualan. 

Sedangkan bagi pebisnis seperti website, konten juga akan meningkatkan traffic atau  kunjungan terhadap situs anda. 

  • Mempertahankan Loyalitas Konsumen

Dengan adanya konten yang berkelanjutan dan konsisten, pastinya akan meningkatkan pula loyalitas dari para konsumen. 

Sebaliknya, jika kita tidak konsisten dalam pembuatan konten, kemungkinan  para konsumen akan berhenti untuk mengikuti perkembangan bisnis anda.

  • Mengembangkan Relasi

Content marketing juga akan mengembangkan relasi dari bisnis anda. Anda dapat melakukan kerja sama yang saling menguntungkan dengan bisnis  lain, dengan cara membuat konten yang bagus. 

Discussing mobile app

Komponen Penting Content Marketing

Setidaknya terdapat  empat komponen penting yang harus diketahui sebelum membuat suatu content marketing, di antaranya adalah: 

  • Target Audiens

Target audiens tentunya menjadi hal yang penting karena mereka adalah calon pembeli produk kita. Oleh karena  itu, penting untuk menyasar target yang tepat dan relevan. 

  • Terukur

Terukur di sini maksudnya adalah memiliki  tujuan yang jelas. Jadi ketika membuat konten anda harus tahu apakah konten itu digunakan untuk meningkatkan awareness atau untuk meningkatkan penjualan. 

  • Media atau Kanal

Penentuan media atau kanal untuk berpromosi juga sangatlah penting. Karena setiap platform akan berbeda audiensnya dan berbeda fiturnya pula. 

  • Konsistensi

Pembuatan konten juga harus konsisten jika ingin tetap mempertahankan loyalitas atau pembelian ulang dari konsumen. 

Marketing online strategy with drawings

Contoh Kanal Content Marketing

Seiring dengan berkembangnya zaman, kanal pemasaran pun juga makin banyak dan makin bervariasi. Oleh sebab itu, pemasar dituntut untuk adaptif dengan perkembangan tersebut. 

Adapun berikut ini adalah beberapa contoh kanal dari content marketing: 

  • Media Sosial

Media sosial saat ini tidak bisa dipungkiri bahwa mereka sudah menjadi kanal nomor satu di dunia pemasaran. 

Hal itu bisa terjadi karena pengguna media sosial berasal dari berbagai  macam kalangan dan bahkan dapat diketahui siapa audiensnya. 

Wajar jika saat ini kita kerap melihat para pengiklan lebih memilih untuk melakukan promosi di media sosial ketimbang di media massa.

Hal itu juga terjadi karena media sosial adalah kanal yang gratis digunakan. 

  • Blog

Blog juga menjadi salah satu contoh kanal content marketing. Jadi, anda dapat melakukan soft selling atau soft marketing melalui tulisan yang dimuat di dalam blog. Melalui blog pula, anda dapat menambahkan call to action (CTA), tautan produk, gambar,bahkan video agar semakin mendukung. 

  • Podcast

Podcast saat ini menjadi salah satu media yang diperhitungkan. Bahkan, podcast disebut sudah bisa menyaingi radio melalui konten audionya. Keunggulan dari podcast ketimbang radio sendiri adalah mereka dapat didengarkan berulang kali sesuai dengan keinginan

  • Video Streaming

Platform video streaming saat ini sudah menjamur. Mulai dari Youtube, Netflix, Vimeo, dan lain sebagainya. Platform ini juga menjadi salah satu kanal favorit  yang digunakan untuk mengunggah content marketing.

Pasalnya, platform ini dapat menunjukkan audiovisual yang menarik bagi audiens. 

Asian businessman turn off computer and say goodbye his colleague who still working when he get off work after finish working overtime in small modern home office night. coworker partnership concept.

Langkah Membuat Content Marketing

Berikut  adalah langkah-langkah  yang bisa dilakukan untuk membuat content marketing:  

  • Kenali Target Pasar

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa penting untuk mengetahui target pasar agar konten yang dibuat tepat sasaran dan relevan. Caranya adalah dengan membuat gambaran konsumen.

  • Pilih Jenis Konten

Setelah menentukan target, selanjutnya adalah memilih jenis konten apa yang sekiranya relevan dengan target market tersebut. Tidak mungkin jika target anda adalah orang tua kemudian anda membuat konten yang berisi tentang anak-anak. 

  • Pilih Kanal atau Media yang Diinginkan

Setelah itu, pilih media apa yang akan dijadikan untuk distribusi konten. Pemilihan media juga penting karena akan menentukan audiensnya pula. 

  • Tetapkan Target Akhir

Tentukan apa yang anda inginkan dengan konten yang anda buat. Apakah ingin meningkatkan kesadaran merek atau ingin meningkatkan penjualan. 

  • Produksi dan Distribusi Konten

Setelah itu produksi dan distribusikan konten dengan pedoman tahapan-tahapan selanjutnya. 

  • Analisis dan Evaluasi

Setelah konten selesai didistribusikan, dalam jangka waktu yang sudah tentukan lakukan evaluasi apakah konten yang dibuat efektif. Jika efektif maka konten selanjutnya bisa dibuat dengan hal-hal yang mirip dengan sebelumnya. Namun jika tidak maka alangkah lebih baik untuk menganalisis apa penyebabnya sehingga ada bahan untuk memperbaiki.

Demikian pembahasan mengenai content marketing yang bermanfaat untuk pemasaran yang dilakukan secara digital. Untuk mempelajarinya lebih dalam, bisa dipelajari di jurusan Program Studi Pemasaran Digital (Digital Marketing) di Fakultas Bisnis Sampoerna University yang berkolaborasi dengan Universitas Arizona.

Dengan adanya konsentrasi ini akan menambah pengetahuan mendasar mengenai ilmu pemasaran dan memberikan anda keterampilan dalam analisis pemasaran, pengambilan keputusan, dan komunikasi yang efektif dengan pihak-pihak lain dalam organisasi. Selain itu, lulusan Sampoerna University akan mendapatkan keunggulan tersendiri karena mereka juga dapat memperoleh gelar dari University of Arizona—salah satu universitas terkemuka di dunia. 

Referensi
Skillacademy

X