Skip to main content

Design Thinking: Pengertian, Keistimewaan, Prinsip dan Pola Pikir

By Januari 17, 2022Februari 9th, 2022News, News and Events, Tips
design thinking

Apakah penting mengetahui Design Thinking? Jawabannya adalah iya, dengan menggunakan design thinking proses, kita dapat membuat keputusan berdasarkan apa yang benar-benar diinginkan oleh pengguna yang kita targetkan, bukan hanya mengandalkan keputusan yang didapatkan hanya dari insting. Yuk, simak selengkapnya.

Pengertian Design Thinking

Design thinking adalah sebuah pendekatan inovasi yang berpusat pada manusia( didasari dari memahami kebutuhan pelanggan, pembuatan prototipe yang cepat, dan menghasilkan ide-ide kreatif) yang akan mengubah cara berpikir tentang bagaimana cara mengembangkan produk, layanan, proses, dan organisasi.

Design thinking bisa dikatakan sebuah ideologi dan proses usaha memecahkan masalah kompleks dengan cara yang berpusat pada si pengguna (pelanggan). Tujuannya yakni untuk berfokus pada pencapaian hasil dan solusi praktis seperti:

Layak secara teknis: Mereka dapat dikembangkan menjadi produk atau proses fungsional;

Layak secara ekonomi: Bisnis mampu menerapkannya;

Diinginkan bagi pengguna: Mereka memenuhi kebutuhan manusia yang nyata.

Ideologi di balik design thinking menyatakan bahwa, untuk menghasilkan solusi inovatif, seseorang harus mengadopsi pola pikir desainer dan mendekati masalah dari sudut pandang pengguna. Pada saat yang sama, design thinking adalah tentang bagaimana cara melakukan pendekatan langsung, tujuannya adalah untuk mengubah ide menjadi produk atau proses yang nyata dan dapat diuji secepat mungkin.

Proses pemikiran desain menguraikan serangkaian langkah yang menghidupkan ideologi ini,m mulai dengan membangun empati bagi pengguna, hingga memunculkan ide dan mengubahnya menjadi prototipe.

Baca juga : Fakultas Teknik Mesin & Teknologi Universitas Sampoerna

Keistimewaan Design Thinking

Design thinking membantu kita mengatasi masalah yang serius. Keunikan design thinking terletak pada jenis masalah yang ditanganinya. Ketika sampai pada masalah yang harus dipecahkan dengan design thinking, kita tidak hanya berbicara tentang masalah biasa dan umum yang memiliki solusi yang telah dicoba dan diuji.

Kita berbicara tentang masalah yang sangat kompleks dan serius: sejenis masalah yang menolak untuk diselesaikan dengan menggunakan metode dan pendekatan standar. Tidak hanya masalah-masalah ini sulit untuk didefinisikan, tetapi setiap upaya untuk menyelesaikannya kemungkinan akan memberi jalan bagi lebih banyak masalah.

Masalah serius yang kapan saja bisa terjadi, mulai dari masalah global seperti perubahan iklim dan kemiskinan, hingga tantangan yang mempengaruhi hampir semua bisnis seperti perubahan manajemen, mencapai pertumbuhan berkelanjutan, atau mempertahankan keunggulan dan kompetitif kita.

5 Prinsip dan Pemikiran Design Thinking

Design Thinking Process

Design Thinking Process

Design thinking memiliki prinsip-prinsip yang spesifik dan sangat penting yang tercermin dalam metodologi design thinking. Berikut adalah 5 (lima) prinsip yang penting dalam metode design thinking:

1. Sentrisitas dan empati pengguna

Design thinking berbicara tentang menemukan solusi yang menanggapi kebutuhan manusia dan umpan balik pengguna. Pengguna disini berarti manusia, bukan teknologi, adalah pendorong inovasi, jadi bagian penting dari proses ini melibatkan melangkah ke posisi pengguna dan membangun empati yang tulus untuk target audiens kita.

2. Kolaborasi

Tujuan dari design thinking adalah untuk menyatukan beragam perspektif dan ide; inilah yang mengarah pada inovasi. Design thinking mendorong kolaborasi antara tim multidisiplin yang heterogen yang biasanya tidak bekerja sama.

3. Ide

Design thinking adalah kerangka kerja berbasis solusi, jadi fokusnya adalah menghasilkan ide dan solusi potensial sebanyak mungkin. Ideation adalah prinsip pemikiran desain inti dan langkah dalam proses pemikiran desain. Langkah pembuatan ide adalah zona bebas penilaian yang ditentukan di mana peserta didorong untuk fokus pada kuantitas ide, bukan kualitas.

4. Eksperimen dan iterasi

Hal ini bukan hanya tentang memunculkan ide, tetapi tentang mengubahnya menjadi prototipe, mengujinya, dan membuat perubahan berdasarkan umpan balik pengguna. Design thinking adalah pendekatan berulang, jadi bersiaplah untuk mengulangi langkah-langkah tertentu dalam proses saat kita menemukan kekurangan dan kekurangan dalam versi awal solusi yang Anda usulkan.

5. Bias terhadap tindakan

Design thinking adalah pendekatan yang sangat praktis untuk pemecahan masalah yang lebih menyukai tindakan daripada diskusi. Alih-alih berhipotesis tentang apa yang diinginkan si pengguna, design thinking mendorong kita untuk keluar dan terlibat dengan mereka secara langsung. Daripada berbicara tentang solusi potensial, kita dapat mengubahnya menjadi prototipe nyata dan mengujinya dalam konteks dunia nyata.

Contoh Keberhasilan dalam Design Thinking

Desain produk dan layanan adalah konteks yang paling jelas untuk mendapatkan manfaat dari design thinking. Namun, kerangka berpikir design thinking dapat digunakan untuk mengatasi semua jenis tantangan di luar bidang desain.

Contoh Design thinking yang semakin diintegrasikan ke dalam bisnis sebagai cara untuk mendorong inovasi dan kerja tim. IBM mengembangkan kerangka design thinking Perusahaan mereka untuk “membantu tim multidisiplin menyelaraskan kebutuhan nyata pengguna mereka,” mengklaim bahwa bisnis yang menggunakan kerangka kerja dua kali lebih cepat untuk memasarkan produk mereka, 75% lebih efisien dalam hal kerja tim , dan nikmati pengembalian investasi 300%.

Kemudian ada juga dari Perusahaan asuransi MassMutual menggunakan pendekatan design thinking untuk mengatasi tantangan membuat para pemuda membeli asuransi jiwa. Dalam kemitraan dengan IDEO, mereka melakukan penelitian pengguna yang ekstensif selama dua tahun.

Berdasarkan apa yang mereka pelajari, mereka kemudian memulai dua tahun pembuatan prototipe dan pengujian. Hasil akhirnya adalah ‘Society of Grown Ups’, seperangkat alat digital yang membantu mendidik kaum muda untuk membuat pilihan keuangan yang cerdas.

Sekarang kita menjadi tahu apa itu pemikiran desain dan bagaimana hal itu dapat diterapkan pada hampir semua konteks. Pelajari lebih lanjut tentang design thinking dalam program Visual Communication Design dan ingin segera mulai mempelajari tentang pemikiran desain ke dalam pekerjaan, Yuk join kelas di Sampoerna University.

X