Skip to main content

Digital Marketing: Pengertian, Jenis-jenis, dan Cara Memulai

By Mei 1, 2022Agustus 15th, 2022Artikel, Artikel - FOB, Edukasi
digital marketing adalah

Apa itu digital marketing? Digital marketing adalah proses pemasaran produk atau jasa yang memanfaatkan media digital dan jaringan internet. Metode ini, menjadi primadona di kalangan pebisnis jika dibandingkan dengan metode pemasaran konvensional.

Ini karena digital marketing memiliki potensi lebih besar untuk meraih keuntungan sesuai target jika dibandingkan dengan pemasaran konvensional. Dengan mengeluarkan biaya yang tidak terlalu tinggi, digital marketing dapat memberikan hasil yang memuaskan. Namun, hal ini tentu tidak lepas dari pemilihan strategi digital marketing yang tepat.

Strategi yang tepat ini tentu dapat menuntun pendapatan yang sesuai target. Penasaran bagaimana cara penerapan digital marketing untuk suatu bisnis? Yuk simak selengkapnya di sini.

Pengertian Digital Marketing

  1. Josua Tarigan dan Ridwan Sanjaya (2009)

Digital marketing merupakan sebuah kegiatan pemasaran yang termasuk di dalamnya juga branding. Dalam pemasarannya dilakukan dengan berbagai media yang ada seperti website, blog, email, dan sebagainya.

  1. Heidrick dan Struggles (2009)

Heidrick dan Struggles memaparkan digital marketing adalah proses periklanan yang memanfaatkan dunia digital yang dilakukan dengan cara yang senyap namun efeknya sangat berpengaruh.

  1. Kleindl dan Burrow (2005)

Menurut Kleindl dan Burrow, digital marketing merupakan proses perencanaan dan pelaksanaan yang dijabarkan mulai dari proses yang berasal dari ide, konsep harga, promosi, hingga distribusinya. Jika disederhanakan, digital marketing adalah kegiatan pembangunan dan pemeliharaan hubungan antar pihak konsumen maupun produsen yang menghasilkan keuntungan untuk kedua belah pihak.

  1. Urban (2004)

Digital marketing merupakan kegiatan pemasaran yang dilakukan melalui internet di mana internet akan sangat membantu dalam memperluas sekaligus meningkatkan fungsi pemasaran konvensional sebelumnya.

  1. Coviello, Miley, and Marcolin (2001)

Digital marketing menurut Coviello, Miley, dan Marcolin adalah penggunaan teknologi yang interaktif dalam menciptakan dan menghubungkan komunikasi antara konsumen spesifik dengan perusahaan.

  1. American Marketing Association

Digital marketing menurut American Marketing Association adalah sebuah aktivitas, institusi, serta proses yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital. Kegunaan dari digital marketing ini ialah untuk menciptakan, memberi informasi, dan menilai lebih pada konsumen serta pemangku kepentingan lainnya.

  1. Chaffey (2009)

Secara sederhana, digital marketing adalah kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan pemasaran yang dibantu dengan teknologi digital.

Kelebihan Digital Marketing

Dengan banyaknya perusahaan yang memanfaatkan digital marketing menunjukkan bahwa metode ini memiliki banyak kelebihan. Berikut ini beberapa kelebihan digital marketing jika dibandingkan dengan pemasaran konvensional.

  1. Tidak butuh biaya yang besar

Dalam menjalankan metode pemasaran digital, tidak diperlukan biaya sebesar saat menjalankan metode pemasaran tradisional. Memang pada awalnya butuh biaya yang besar, namun lambat laun saat target konsumen dan branding mulai tercapai, maka biaya pemasarannya akan semakin berkurang.

  1. Tidak butuh SDM yang banyak

Untuk menjalankan kampanye pemasaran digital itu tidak membutuhkan SDM yang terlalu banyak. Cukup dengan menyebarkan konten yang sudah dibuat ke berbagai media lalu hasilnya akan bisa terlihat.

  1. Mudah melakukan branding

Kelebihan selanjutnya adalah mudah meningkatkan branding suatu produk atau jasa. Ini karena jangkauan promosi yang lebih luas jika dibandingkan dengan metode pemasaran tradisional.

Saat menggunakan pemasaran konvensional, perusahaan harus mengeluarkan uang yang banyak untuk mengenalkan brand miliknya ke konsumen dalam skala besar. 

Sementara, saat menggunakan metode digital marketing, cukup dengan mengunggah satu konten atau pesan, maka dapat menjangkau banyak konsumen. Bahkan, bisa mencapai luar kota hingga luar negeri sekali pun.

  1. Tim pemasaran tidak perlu terjun ke lapangan

Dalam menjalankan kampanyenya, tim digital marketing tidak perlu terjun langsung ke lapangan. Cukup dengan alat elektronik dan internet, bisa menjangkau banyak kalangan yang ditargetkan.

  1. Penyebaran yang cepat

Dengan memanfaatkan media digital dan strategi digital marketing yang tepat, maka proses penyebarannya akan cepat. Bahkan dalam hitungan detik saja. 

  1. Potensi pertumbuhan yang bagus

Dari segi penjualan, potensinya akan terus bertumbuh saat memanfaatkan digital marketing dengan baik. 

  1. Mudah dievaluasi

Hasil dari metode digital marketing akan lebih mudah dievaluasi. Ini karena penggunaan media digital yang menyediakan data-data yang dibutuhkan seperti berapa konsumen yang melihat promosi, berapa lama produk ditonton, berapa persen konversi penjualan dari tiap iklan, dan sebagainya.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, evaluasi dapat dilakukan. Lalu, perusahaan akan lebih mudah meninjau sekaligus melakukan perbaikan saat ada kesalahan.

Dengan kelebihan ini, tentunya belajar digital marketing akan sangat penting dilakukan. Apalagi, kini sudah banyak kursus digital marketing yang bisa diikuti. 

Jenis-jenis Digital Marketing

Untuk menjalankan digital marketing, ada beberapa jenis yang bisa dipilih atau diterapkan. Berikut ini penjelasannya:

  1. Website

Website dapat menjadi penunjuk bahwa suatu bisnis itu ada. Tidak hanya itu, konsumen biasanya juga melihat bagaimana kelayakan dan keabsahan suatu bisnis dari website bisnis tersebut.

Kesan pertama yang didapatkan calon konsumen ini jadi salah satu cara mereka menilai suatu bisnis. Dengan menyediakan website yang layak dapat meyakinakan para calon konsumen untuk bertransaksi untuk membeli produk atau jasa suatu bisnis.

  1. Search Engine Optimization (SEO)

Search engine optimization atau SEO merupakan jenis digital marketing yang bertujuan untuk memudahkan website perusahaan mudah ditemukan di dalam sistem pencari. Nantinya, pengguna internet bisa dengan mudah mengakses website perusahaan tersebut dan kemungkinan menjadi calon pelanggan juga meningkat.

Dalam prosesnya, SEO membutuhkan waktu yang tidak singkat. Ini karena proses yang dilakukan cukup panjang mulai dari mengoptimasi website, keywords, hingga teknikalnya. Meski begitu, biaya yang dikeluarkan tidaklah banyak.

  1. Pay Per Click (PPC)

Pay per click atau PPC merupakan metode menarik pengunjung ke website dengan pembayaran per klik. Salah satu penyedia layanan ini adalah Google Ads. Selain itu, ada pula layanan PPC dari Linkedin, Twitter, dan Facebook. 

Keutamaan dari jenis digital marketing ini ialah prosesnya yang cepat. Namun perlu diingat, perusahaan harus menyiapkan dana yang tidak sedikit agar bisa mendapatkan hasil yang lebih cepat. Dengan kata lain, proses ini membutuhkan biaya yang cukup besar jika dibandingkan dengan SEO.

  1. Media Sosial

Sekarang ini, mayoritas masyarakat di dunia pasti memiliki media sosial. Terlebih dalam pembuatannya tidak membutuhkan biaya alias gratis. Sehingga, media sosial menjadi salah satu pilihan untuk menjalankan proses digital marketing.

Namun perlu diingat, untuk mendapatkan atensi dari banyak orang suatu akun media sosial harus membuat konten yang menarik. Ini akan sangat membantu dalam meningkatkan interaksi antar pengguna dan pelaku bisnis.

Dengan meningkatnya interaksi, jumlah pengikut juga dapat meningkat. Dari situ lah dapat terjadi konversi transaksi jual beli produk atau layanan perusahaan.

  1. Video Marketing

Pemasaran digital juga dapat dilakukan melalui konten video. Dengan membuat konten video yang menarik, informatif, dan berkualitas maka akan menjaring banyak calon konsumen.

  1. Email Marketing

Email marketing merupakan salah satu metode yang digunakan pelaku bisnis untuk berkomunikasi dengan pelanggan melalui email. Metode ini juga salah satu metode paling ideal untuk komunikasi jangka panjang dengan konsumen karena orang-orang akan sangat jarang mengganti alamat email mereka.

Cara Memulai Digital Marketing

Untuk memulai suatu kampanye digital marketing, ada beberapa hal yang perlu disiapkan. Berikut ini contoh digital marketing yang bisa dilakukan oleh perusahaan atau bisnis jenis apapun.

  1. Siapkan alat

Sebelum memulai kampanye, hal yang perlu dilakukan ialah menyiapkan alat-alat yang bisa digunakan untuk mendukung proses pemasaran digital. Beberapa di antaranya ialah blog, media sosial, website, brand, dan lain sebagainya.

  1. Siapkan konten

Setelah menyiapkan alat-alat yang ingin digunakan, langkah selanjutnya adalah menyiapkan konten. Siapkan konten yang menarik dan informatif. 

Beberapa contoh konten yang dibuat ialah tulisan, foto, video, dan lain sebagainya. Jangan lupa untuk menentukan target pasar dan tujuan pemasaran yang akan dilakukan. Ini penting dilakukan agar selaras dengan konten yang akan dibuat.

  1. Mengunggah konten

Setelah semua siap, langkah selanjutnya adalah mulai mengunggah konten-konten yang sudah dibuat melalui media-media yang ada. Perhatikan bagaimana pergerakan konten yang dibuat. Selanjutnya, lakukan evaluasi.

  1. Bergabung ke forum

Dan yang terakhir, masuk dan bergabunglah ke suatu forum atau komunitas tertentu yang berkaitan dengan bisnis atau perusahaan. Ini dilakukan agar brand makin dikenal oleh khalayak ramai.

Nah, jika merasa kesulitan, kini sudah banyak jasa digital marketing yang akan membantu dalam menjalankan kampanye pemasaran digital. Namun, jika tertarik untuk belajar digital marketing, kamu bisa memilih program studi Digital Marketing di Sampoerna University.

Program studi Digital Marketing ini berkolaborasi dengan Universitas Arizona sehingga lulusannya akan mendapat gelar dari salah satu universitas terkemuka di dunia. 

Tertarik mendapatkan informasi lebih lanjut? Klik di sini untuk mendapatkan informasi lengkapnya.

Referensi
Jurnal.id – Digital Marketing adalah

X