Skip to main content

Niat dan Doa Puasa Ramadhan Dan Keutamaan Bulan Ramadhan

By Maret 25, 2022Agustus 15th, 2022Artikel, Edukasi
doa puasa ramadhan

Bagi umat muslim, bulan Ramadhan menjadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu tiap tahunnya. Pada bulan tersebut, para umat muslim saling berlomba-lomba untuk mendapatkan pahala karena diyakini sebagai bulan yang penuh berkah.

Allah SWT melalui QS. Al Baqarah 2:185 memerintahkan manusia untuk berpuasa pada saat bulan Ramadhan tiba.

فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

Artinya:

“Barang siapa di antara kamu memasuki bulan Ramadhan, maka hendaklah bagimu untuk berpuasa.”

 

Keutamaan Bulan Ramadhan

Ramadan kareem

Bulan suci Ramadhan juga memiliki banyak keutamaan, yaitu

  • Bulan Penuh Pengampunan

Pada bulan Ramadhan, Allah SWT akan membukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya bagi para umat muslim. Sehingga bulan ini bisa menjadi momen untuk menghapus segala dosa-dosa yang telah diperbuat selama ini.

  • Bulan Penuh Keberkahan

Selain penuh pengampunan, bulan Ramadhan juga menjadi bulan yang penuh dengan keberkahan karena Allah SWT akan melipat gandakan pahalanya. Sehingga bulan ini juga menjadi momen yang tepat untuk memaksimalkan ibadah yang dilakukan agar mendapatkan berkah yang lebih.

Salah satu contohnya adalah pahala ibadah umrah saat bulan Ramadan setara dengan ibadah haji.

Selain bagi diri sendiri, dapat dilihat juga bahwa bulan ini sering menjadi berkah tersendiri di berbagai aspek, seperti misalnya perekonomian. Pada bulan Ramadhan memberikan penghasilan lebih bagi para pedagang.

Keberkahan juga didapatkan oleh fakir miskin. Karena pada bulan ini umat muslim diwajibkan untuk membayar zakat fitrah untuk kaum fakir miskin.

  • Bulan Diturunkan Alquran

Bulan Ramadhan menjadi bulan yang penuh kemuliaan, karena pedoman dan petunjuk bagi manusia, yaitu Alquran diturunkan pada bulan ini.

  • Pintu Surga Dibuka Selebar-lebarnya

Allah SWT memberikan kesempatan bagi hamba-hambanya untuk memaksimalkan ibadahnya dan menghapuskan dosa-dosanya agar bisa masuk ke surga.

Pada bulan Ramadhan, pintu neraka ditutup dan jin-jin juga dikurung.

  • Malam Lailatul Qadar

Salah satu keutamaan Ramadhan lainnya adalah malam Lailatul Qadar atau malam yang lebih baik dari seribu bulan juga terdapat di bulan Ramadhan.

Malam Lailatul Qadar dijelaskan lewat QS. Al Qadr 1-5. Malam Lailatul Qadar ini tidak diketahui secara pasti akan muncul pada hari apa, tetapi malam ini disebut muncul pada 10 hari terakhir di hari ganjil bulan Ramadhan ketika diturunkannya Al Quran.

  • Puasa Setara Puasa 10 Bulan

Puasa di bulan Ramadhan sama seperti puasa 10 bulan dijelaskan oleh sabda Nabi Muhammad SAW:

“Barangsiapa berpuasa sebulan di bulan Ramadhan, maka akan sama dengan puasa 10 bulan.”

  • Doa Terkabul

Berdoa pada bulan Ramadhan dipastikan akan dikabulkan oleh Allah SWT. Hal itu sesuai dengan hadis dari Rasulullah SAW yang berbunyi:

“Sesungguhnya Allah SWT akan menjauhkan umatnya dari api neraka ketika bulan Ramadhan dan bagi mereka yang memanjatkan doa (saat Ramadan) akan dikabulkan,” (HR. Al Bazaar).

Baca juga: Niat Puasa Ramadhan dalam Huruf Latin & Arab Beserta Artinya


Rukun Puasa

Adapun untuk melakukan ibadah puasa Ramadhan, ada dua rukun puasa yang wajib dipenuhi oleh umat islam, yaitu niat dan menahan diri.

  • Niat Puasa Ramadhan

     

Niat puasa penting dilakukan agar puasa yang kita jalankan sah dan diterima sebagai ibadah. Jangan sampai, ketika kalian sudah berpuasa, tetapi tidak memiliki niat yang sungguh-sungguh untuk melakukan ibadah tersebut. Sebab, jika demikian maka puasa yang kita lakukan akan sia-sia.

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa tidak membaca niat sebelum berpuasa pada ketika fajar, maka puasanya tidak akan sah.” (HR. Tarmidzi).

Waktu yang paling tepat untuk membacakan niat puasa Ramadhan ini adalah malam hari hingga waktu sebelum adzan subuh. Oleh karena itu seringkali niat puasa dibacakan bersama-sama saat Salat Tarawih selesai dilakukan di malam hari.

Doa Niat Puasa di Bulan Ramadhan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma gadin ‘an ada’I fardhi syahri ramadani hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya:

Saya niat berpuasa di esok hari untuk menjalankan kewajiban pada bulan Ramadhan karena Allah SWT.

  • Menahan Diri

Menahan artinya menahan dari segala sesuatu yang membatalkan puasa sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari untuk menunaikan perintah dari Allah SWT.

Adapun hal-hal yang membatalkan puasa antara lain, makan dan minum di siang hari, berhubungan intim di siang hari, air mani sengaja dikeluarkan, haid dan nifas, serta murtad.

 

Keutamaan Sahur

Sahur merupakan salah satu ibadah sunnah yang dilakukan saat berpuasa. Meski bersifat sunnah, sahur sangat dianjurkan dilakukan karena memiliki beberapa keutamaan. Sahur dianjurkan dilakukan meskipun hanya meminum seteguk air saja.

Keutamaan pertama adalah Sahur menjadi salah satu ibadah yang mengandung keberkahan jika dilakukan.

Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang tidak membaca niat puasa sebelum fajar terbit, maka puasanya tidak sah.” (HR. Tarmidzi).

Sahur dikerjakan di sepertiga malam hingga menjelang terbitnya fajar atau subuh.

Pada dasarnya, sahur ini dianjurkan dilakukan oleh orang yang berpuasa agar lebih kuat saat menjalaninya.

Keutamaan dari sahur lainnya adalah mendekatkan dengan waktu ibadah. Karena sahur dilakukan tidak terlalu jauh dengan ibadah salat subuh.

Ketika sahur, Allah SWT dan malaikat akan bershalawat untuk orang-orang yang melakukan sahur.

 

Berbuka Puasa

Setelah menahan hawa nafsu selama seharian, berbuka puasa menjadi salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu umat muslim saat berpuasa.

Saat berbuka puasa Rasulullah SAW memberikan anjuran yang menjadi amalan sunnah, yaitu berbuka dengan buah kurma atau air putih.

“Ketika kamu akan berbuka, berbukalah dengan kurma, jika tidak ada, minumlah air putih,” (HR At-Tirmidzi).

Namun, diwajibkan untuk lebih dulu membaca Bismillah sebelum menyantap kurma atau meminum air putih.

Lantas, kapan doa berbuka puasa dibacakan?

Menurut dalil yang diriwiayaatkan oleh Abdullah bin Umar, membaca doa berpuasa dilakukan setelah memakan atau meminum air saat waktu berbuka tiba.

 

Doa Buka Puasa

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahuma laka shumtu wa bika amantu wa’ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar rahimin.

Artinya:

“Ya allah, untukMu aku berpuasa, kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMU aku berbuka dan dengan rahmatMU yang maha pengasih lagi maha penyayang.”

Membaca doa buka puasa ini juga memiliki beberapa keutamaan, yaitu:

Doa berbuka puasa ramadhan adalah salah satu doa yang tidak akan ditolak oleh Allah SWT.

Doa berbuka puasa ramadhan adalah ungkapan rasa syukur kita atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Waktu menjelang berbuka puasa adalah waktu yang tepat untuk berdoa. Oleh karena itu membaca doa saat berbuka puasa sangat dianjurkan karena akan diijabah.

Doa berbuka puasa adalah salah satu adab sunnah dari berpuasa. Ridho dari Allah SWT akan diturunkan kepada orang-orang yang telah menjalani ibadah puasa.

Demikian penjelasan mengenai puasa ramadhan beserta dengan niat dan doa yang wajib dibacakan. Untuk mendapatkan informasi mengenai tips-tips lainnya, silakan buka situs dari Sampoerna University.

Sampoerna University merupakan universitas yang telah terakreditasi penuh di Indonesia dan telah bekerja sama dengan University of Arizona sehingga menghasilkan lulusan-lulusan yang mampu bersaing di level nasional, maupun internasional.

X