Skip to main content

Pengertian Ekonomi Mikro dan Perbedaannya dengan Makro

By Juni 20, 2022Agustus 15th, 2022Artikel, Artikel - FOB, Edukasi
ekonomi mikro adalah

Ilmu ekonomi pada dasarnya diklasifikasikan menjadi dua jenis adalah ekonomi mikro dan ekonomi makro. Sesuai dengan pengklasifikasiannya saja, dapat diketahui bahwa keduanya memiliki arti yang berbeda. Ketika mendengar mikro, tentu akan diidentikan dengan hal yang kecil, sedangkan makro lebih terkait dengan hal yang besar.

Asumsi sederhana itu memang sejatinya benar, karena memang ekonomi mikro lebih mempelajari perekonomian dalam lingkup kecil, sedangkan makro dalam lingkup yang lebih luas. Namun, pada artikel ini kita akan berfokus untuk mempelajari apa itu ekonomi mikro. Lantas, apa yang dimaksud dengan ekonomi mikro?

Pengertian Ekonomi Mikro

Ekonomi makro adalah salah satu studi di bidang perekonomian yang mempelajari mengenai aktivitas produsen dan konsumen terkait dengan penentuan kuantitas, kualitas, dan harga barang atau jasa di pasar. Disebut ekonomi mikro karena cakupan pelaku ekonominya terletak pada perseorangan dan perusahaan. 

Teori ekonomi mikro ini pada dasarnya digunakan untuk menganalisis perilaku konsumen, mulai dari pertimbangan sampai pengambilan keputusan. Sebab, hal itu akan mempengaruhi permintaan dan penawaran atas barang jasa di pasar. 

Beberapa aspek penting yang dijadikan sebagai analisis ekonomi mikro adalah model pasar, analisis manfaat, teori permintaan, analisis biaya, dan penawaran. Analisis ekonomi mikro ini biasanya akan dijadikan strategi perusahaan untuk mengelola harga barang atau jasa yang diproduksi. 

Contoh ekonomi mikro sederhana adalah aktivitas jual beli yang kita lakukan di pasar. Hal itu tentunya mengandung berbagai macam faktor, mulai dari alasan kita membeli, berapa harga yang ditawarkan, sampai mengapa kita mau membeli barang tersebut. 

Pengertian Ekonomi Mikro Menurut Para Ahli

Woman shopping organic vegetables and fruits

  • David A. Moss

Ekonomi mikro adalah langkah analisis keputusan yang dilakukan oleh individu atau kelompok, mulai dari faktor pertimbangan hingga manfaat. 

  • Adam Smith

Ekonomi mikro adalah kondisi ketika pelaku ekonomi mempertimbangkan dan mengambil keputusan pembelian secara rasional. 

  • Sadono Sukirno

Sadono Sukirno mengatakan bahwa ekonomi mikro adalah salah satu cabang di ilmu ekonomi yang mempelajari menangani perilaku konsumen dan produsen. 

  • Marshal dan Pigou

Ekonomi mikro adalah suatu aktivitas dengan mobilitas yang tinggi di dalam pasar yang dilakukan oleh pelaku ekonomi untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan di pasar.

  • Mary A Marchant dan William M Snell

Ekonomi mikro adalah suatu kajian yang berkaitan dengan individu, rumah tangga, dan perusahaan dalam mengambil keputusan dalam suatu proses perekonomian. 

  • N.G. Mankiw

Ekonomi mikro adalah ilmu yang berkaitan tentang peran individu pelaku ekonomi, mulai dari rumah tangga sampai perusahaan dalam pengambilan keputusan dan interaksi di dalam pasar ekonomi. 

  • David Ricardo

Ekonomi mikro adalah kondisi yang menunjukkan bahwa para pelaku ekonomi memiliki informasi mengenai kondisi pasar sehingga dapat menentukan pasar ekonomi global. 

Baca Juga: Pengertian Biaya Variabel: Jenis, Contoh, dan Perbedaan

Buying vegetables

Tujuan Ekonomi Mikro

Berikut ini adalah tujuan dari mempelajari ekonomi mikro: 

  1. Menentukan strategi suatu perusahaan ketika akan memproduksi barang atau jasa. 
  2. Mengetahui secara detail mengenai perilaku ekonomi dari konsumen. 
  3. Untuk menganalisis mekanisme pembentukan harga relatif pada produk barang atau jasa. 
  4. Digunakan sebagai analisis kegagalan pasar yang merupakan kondisi ketika pasar gagal menghasilkan barang dan jasa yang efisien baik untuk produsen nya sendiri maupun konsumen. 

Elemen Ekonomi Mikro

Berikut ini adalah elemen-elemen yang ada di dalam ekonomi mikro: 

  • Penawaran

Penawaran adalah barang atau jasa yang ditawarkan atau yang dijual dengan harga dan waktu tertentu. 

Pelaku penawaran ini adalah produsen. Teorinya adalah semakin tinggi permintaan, maka akan semakin tinggi pula penawaran. 

  • Permintaan

Permintaan adalah barang atau jasa yang dibeli dengan harga dan waktu tertentu. Pelaku permintaan ini adalah konsumen. Teorinya adalah makin tinggi permintaan, maka akan makin tinggi pula penawaran. Namun, ketika permintaan tinggi, tetapi penawaran yang tersedia rendah, maka biasanya akan membuat harga atau barang makin tinggi. 

  • Perilaku Konsumen dan Produsen

Perilaku konsumen dan produsen maksudnya adalah aktivitas yang dilakukan antara produsen dan konsumen, seperti jual beli, tawar menawar, dan lain sebagainya. 

  • Harga

Harga adalah nilai tukar yang ditetapkan untuk membeli suatu barang atau jasa. Harga merupakan bagian vital di dalam aktivitas perekonomian, karena nyaris semua elemen akan ditentukan dengan harga. 

Untuk menentukan harga, biasanya yang menentukan adalah nilai dari barang, biaya produksi, kurva permintaan, sampai kondisi perekonomian. Biasanya, semakin tinggi nilai suatu barang, maka harganya akan semakin tinggi. Pun sebaliknya. 

  • Biaya

Biaya dapat dikatakan sebagai modal yang dimiliki oleh produsen untuk memproduksi barang atau jasa. Oleh sebab itu, biaya ini akan memengaruhi perubahan-perubahan harga. 

  • Pasar

Pasar adalah tempat dimana terjadinya aktivitas ekonomi yang mempertemukan antara pembeli dan penjual untuk bertransaksi. 

Woman shopping organic vegetables and fruits

Ruang Lingkup Ekonomi Mikro

Ruang lingkup ekonomi mikro adalah batasan apa saja yang dipelajari di dalam ekonomi mikro. Ruang lingkup itu di antaranya adalah: 

  • Interaksi Pasar

Pasar dalam ilmu ekonomi adalah tempat bertemunya permintaan dan penawaran serta proses transaksi jual beli antara konsumen dan produsen. 

  • Perilaku Pelaku Ekonomi

Pelaku ekonomi dalam konteks ini meliputi konsumen dan penjual barang atau jasa. Normalnya kedua pelaku tersebut sama-sama menginginkan keuntungan untuk dirinya sendiri. Jadi konsumen ingin mendapatkan kepuasan atas barang atau jasa yang sudah dibelinya, sedangkan penjual ingin keuntungan yang maksimal dari barang atau jasa yang ditawarkannya. 

Untuk menganalisisnya, asumsinya adalah interaksi ekonomi yang terjadi antara keduanya harus secara terbuka dan rasional. 

  • Faktor Produksi

Faktor produksi merupakan indikator yang membuat penjual membeli produk yang dibutuhkan oleh konsumen.

  • Teori Nilai Guna

Teori nilai guna adalah kondisi dimana suatu barang atau jasa memiliki nilai kegunaan yang bermanfaat sehingga dapat menghasilkan kepuasan terhadap konsumen yang membeli barang atau jasa tersebut. Biasanya, semakin tinggi nilai guna, maka akan semakin tinggi permintaan di pasar. 

  • Teori Struktur Pasar

Teori struktur pasar berbicara mengenai pengklasifikasian pasar sesuai dengan karakteristik atau jenis produk. Struktur pasar dibedakan menjadi dua macam, yaitu kompetitif dan non-kompetitif. 

Kompetitif adalah produsen dapat mempengaruhi jumlah dan harga barang yang ada di pasar, sedangkan non-kompetitif adalah kondisi ketika produsen tidak bisa memengaruhi jumlah dan harga barang yang beredar di pasar.

  • Elastisitas Harga

Elastisitas harga adalah cara-cara untuk mengetahui terbentuknya harga barang atau jasa yang ditawarkan di pasar. 

  • Industri ‘

Industri adalah cara untuk mengetahui cara terjadinya perputaran antara barang atau jasa dan juga menganalisis produsen, konsumen, dan distributor terkait dengan pengambilan keputusan ekonomi. 

  • Pasar Input

Pasar input adalah pasar yang menjual faktor produksi. Dalam lingkup ekonomi mikro, yang dipelajari adalah analisis mengenai cara untuk menggunakan modal seminimal mungkin untuk menghasilkan barang atau jasa dengan keuntungan semaksimal mungkin. 

Perbedaan Ekonomi Mikro dan Makro

Seperti diketahui, cabang dari ilmu ekonomi terbagi menjadi dua macam, yaitu mikro dan makro. Ketika sedang menuntut pendidikan akademik biasanya kedua cabang ilmu ekonomi itu akan dibedakan, biasanya nama mata kuliahnya adalah pengantar ekonomi mikro dan pengantar ekonomi makro karena memang keduanya berbeda. 

Lantas, dimana letak perbedaan antara kedua cabang tersebut? Jadi ekonomi mikro mempelajari terkait dengan lingkup yang kecil dalam perekonomian, sedangkan makro mencakup perekonomian yang lebih luas.

Kecil dan besar dalam hal ini maksudnya adalah ekonomi mikro lebih mempelajari terkait transaksi antara individu dengan penjual beserta pertimbangan-pertimbangannya, sedangkan makro lebih ke arah yang lebih luas seperti pertumbuhan ekonomi negara, pendapatan nasional, inflasi, deflasi, dan lain sebagainya. 

Tujuan antara keduanya pun berbeda. Ekonomi mikro lebih bertujuan untuk melakukan efektivitas dalam aktivitas transaksi antara penjual dan pembeli, sementara ekonomi makro bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan ekonomi dalam skala yang besar dapat mempengaruhi kondisi perekonomian secara keseluruhan. 

Demikian penjelasan mengenai ekonomi makro. Di Sampoerna University akan diajarkan mengenai ekonomi mikro dan juga peluang menjadi seorang pengusaha. Hal ini akan dipelajari di program studi Kewirausahaan

Di program studi ini, mahasiswa tidak hanya diajarkan bagaimana cara memulai berwirausaha, namun juga bagaimana menyelesaikan dengan sempurna. Selain itu, ada program rutin yang diberi nama CEO Talks dan Founders in Action di mana para pengusaha-pengusaha yang sudah sukses di Indonesia akan berbagi tantangan dan kesuksesan dengan komunitas universitas.

Referensi
Gramedia – Ekonomi Mikro Adalah

X