Skip to main content

Apa Itu Konjungsi Temporal? Pengertian, Jenis, dan Contoh

By Mei 27, 2022September 16th, 2022Artikel, Artikel - FOE, Edukasi
Konjungsi Temporal adalah

Kalian tentunya pernah membaca kalimat yang memiliki kata penghubung antara satu kalimat dengan kalimat lain. Kata penghubung itu tentunya membantu kita agar membaca suatu paragraf bisa lebih runut dan tidak membingungkan. Di dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia dasar, kalimat penghubung itu dinamai dengan konjungsi. Nah, konjungsi ini meskipun tujuannya sama-sama untuk menghubungkan, tetapi konjungsi ini memiliki jenis-jenis yang berbeda sesuai dengan tujuannya. Salah satunya adalah konjungsi temporal.

Salah satu jenis konjungsi yang tanpa disadari kerap ditemui adalah konjungsi jenis temporal. Apa itu konjungsi temporal? Berikut ini adalah ulasan lengkapnya. 

Pengertian Konjungsi Temporal

Sebelum mengetahui pengertian  konjungsi temporal, alangkah lebih baiknya jika kita mengetahui apa itu istilah konjungsi. Jadi, konjungsi secara umum adalah suatu kata berguna menghubungkan antar kalimat atau antar paragraf. Konjungsi ini sifatnya digunakan supaya antar kalimat memiliki keterikatan. Lantas apa itu konjungsi temporal? 

Konjungsi temporal adalah satu dari sekian banyak jenis konjungsi. Jadi konjungsi temporal adalah kata penghubung yang berkaitan dengan waktu. Maksudnya adalah konjungsi berguna untuk menghubungkan antara satu peristiwa dengan peristiwa lainnya agar saling berkaitan. Jadi, kalimat yang menggunakan kalimat konjungsi temporal adalah kalimat yang menjelaskan mengenai waktu, peristiwa, atau kejadian. 

Konjungsi temporal ini umumnya dipakai ketika menjelaskan mengenai waktu suatu kejadian untuk membantu pembaca memahami maksud kalimat. Penggunaan kalimat penghubung ini penting digunakan agar bisa memberikan kronologi suatu peristiwa secara runut. Konjungsi jenis ini biasanya digunakan pada artikel atau teks untuk berita. 

Selain itu, konjungsi temporal juga banyak digunakan untuk penulisan teks prosedur. Teks prosedur adalah tulisan mengenai tips atau tutorial yang bersifat menjelaskan tentang langkah-langkah untuk mengerjakan sesuatu. 

Konjungsi ini disebut menjadi konjungsi yang banyak dipakai karena sesuai dengan pola pengembangan paragraf. Oleh karena itu mungkin konjungsi temporal tanpa disadari kerap ditemui oleh para pembaca setiap hari. 

Pengertian Konjungsi Temporal Menurut Ahli

Konjungsi Temporal adalah

  1. Sulis Setiawati

Menurutnya  konjungsi temporal adalah suatu penghubung waktu yang menjelaskan mengenai terjadinya suatu peristiwa antara tahap awal dengan tahap berikutnya. 

  1. M. Ramlan

Ramlan mengatakan bahwa konjungsi temporal adalah hubungan pertalian waktu pada kalimat yang digunakan untuk menjelaskan terjadinya peristiwa dari kalimat satu ke kalimat selanjutnya.

Selain itu, konjungsi temporal merupakan kata hubung yang menjelaskan hubungan waktu pada dua peristiwa yang terjadi. 

Baca juga: Kajian Pustaka: Pengertian, Tujuan, dan Langkah Penulisan

Fungsi Konjungsi Temporal

Sesuai dengan definisinya, tujuan utama dari konjungsi temporal adalah untuk menghubungkan kalimat yang berkaitan dengan waktu. Dengan adanya konjungsi temporal ini, dua kalimat yang sebenarnya merupakan peristiwa berbeda, bisa tetap disatukan dengan konjungsi temporal dan akan terasa saling berkaitan satu sama lain. 

Selain itu, fungsi dari konjungsi temporal adalah untuk memastikan agar para pembaca tidak kebingungan membaca suatu kalimat atau paragraf karena tidak ada kata penghubungnya. Dengan adanya konjungsi temporal, pembaca kemungkinan besar akan lebih paham dengan maksud dari tulisan. 

Ciri-Ciri Konjungsi Temporal

  1. Berfungsi sebagai subjungtif

Subjungtif maksudnya adalah suatu modus yang menyatakan kemungkinan yang objektif. Artinya penggunaan suatu kalimat mempunyai makna yang lengkap, koheren, serta mudah dipahami pembaca.

  1. Fleksibel

Fleksibel maksudnya adalah Konjungsi temporal dapat ditempatkan baik di awal, di tengah, maupun di akhir kalimat. Penempatan itu menyesuaikan dengan maksud dan tujuan dari kalimat. 

  1. Menjadi Penghubung Kalimat Utama dengan Kalimat Induk

Karakteristik lain dari konjungsi temporal adalah bisa menjadi tautan antara kalimat induk dengan kalimat utama atau klausa. Tautan maksudnya adalah pengait antara satu kalimat dengan kalimat lainnya. Dengan demikian pembaca bisa terbantu untuk memahami hubungan kedua kalimat. 

  1. Menghubungkan kalimat yang berkaitan unsur waktu

Karakteristik ini tentunya menjadi ciri utama dari konjungsi temporal. Karakter ini juga menjadi pembeda antara konjungsi temporal dengan yang lainnya. 

Konjungsi temporal ini tidak bisa digunakan pada kalimat yang tidak memiliki unsur waktu  

Jenis Konjungsi Temporal

Berdasarkan sifatnya, konjungsi temporal ini masih terbagi lagi menjadi dua macam, yaitu:

  1. Konjungsi Temporal Sederajat

Konjungsi temporal sederajat adalah konjungsi bersifat sama atau setara. Maksudnya adalah konjungsi ini menjadi kalimat majemuk yang setara. Konjungsi jenis ini hanya bisa diletakkan di tengah kalimat dan tidak bisa diletakkan di awal atau di akhir kalimat. 

Sebab, jika diletakkan di awal atau di akhir kalimat, makna dari kalimat akan sulit dimengerti oleh pembaca atau bahkan kalimatnya akan menjadi berantakan. Sebenarnya bisa saja jenis sederajat diletakkan di awal atau di akhir, tetapi perlu menggunakan konjungsi lainnya di awalnya agar kalimat bisa dimengerti. 

Biasanya, untuk memisahkan antar kalimat adalah dengan menambahkan tanda koma. 

Contoh konjungsi temporal sederajat adalah: 

  • Lalu
  • Kemudian
  • Selanjutnya
  • Setelahnya
  • Sebelumnya
  • Setelah itu
  • Sebelum itu
  • Sehabis itu
  1. Konjungsi Temporal Tidak Sederajat

Konjungsi temporal tidak sederajat adalah kebalikan dari sederajat, jadi konjungsi yang digunakan untuk menghubungkan kalimat yang tidak setara atau bertingkat. 

Konjungsi temporal tidak sederajat cenderung lebih fleksibel dibandingkan dengan sederajat. Sebab, konjungsi jenis ini bisa diletakkan di awal, tengah, dan akhir kalimat. Meskipun diletakkan dimana saja, kalimat akan tetap bisa dimengerti. 

Contoh konjungsi temporal tidak sederajat adalah: 

  • Sementara
  • Ketika
  • Semenjak
  • Bila
  • Sejak
  • Sedari
  • Tatkala
  • Apabila
  • Saat
  • Sampai

Contoh Kalimat Konjungsi Temporal

Berikut ini adalah contoh kalimat konjungsi temporal berdasarkan jenisnya. 

  1. Contoh Kalimat Konjungsi Temporal Sederajat

  • Setelah komputer dimatikan, kemudian matikan juga layar monitor. 
  • Cristiano Ronaldo mengalami cedera, lalu ia harus absen selama 6 bulan. 
  • Cuaca di wilayah Jakarta sudah mulai membaik, selanjutnya pemerintah daerah akan melakukan penanggulangan banjir. 
  • Roni mengikuti ekstrakurikuler musik pada sore nanti, setelahnya ia akan langsung tampil di pentas seni sekolah.
  • Kondisi banjir di Semarang masih belum membaik, padahal sebelumnya pemerintah daerah sudah mengupayakan penanggulangan dengan menggunakan pompa air. 
  1. Contoh Kalimat Konjungsi Temporal Tidak Sederajat

  • Sandy datang ke rumah, ketika Nana baru saja berangkat ke kantor.
  • Sementara Juventus baru meraih 3 gelar, Real Madrid sudah berhasil juara sebanyak 14 kali.  
  • Apabila cuaca mulai panas, penutup stadion akan otomatis tertutup. 
  • Seli merasa sangat canggung, sejak kedatangan bosnya ke kantor. 
  • Saat penonton mulai tidak terkendali, para polisi mulai bergerak mengamankan kondisi. 
  • Ketika Reni berada di sekolah, Adiknya datang untuk menemuinya. 
  • Kelas Matematika tidak kunjung selesai, sampai adzan magrib sudah berkumandang. 
  • Hotel yang ada di Jalan Diponegoro sudah tutup sedari pandemi dua tahun yang lalu. 
  • Selama cuaca masih panas, kondisi sawah di wilayah itu akan selalu kekeringan. 
  • Bobi bertemu dengan Sasa, tatkala ia masih SMA..

Menggunakan konjungsi temporal akan diajarkan di Sampoerna University melalui mata kuliah inti Pendidikan Umum yang digelar. Mata kuliah ini dibuat untuk membekali mahasiswa dengan kerangka pendidikan interdisipliner berdasarkan kurikulum pendidikan tinggi standar Amerika Serikat dan dipandu oleh standar pendidikan Indonesia.

Nantinya, lulusannya diharapkan dapat mencapai berbagai kompetensi salah satunya ialah komunikasi yang efektif melalui menulis dengan teratur dan jelas.

Pelajari lebih lanjut terkait program studi, metode pengajaran dan seputar informasi akademik yang ada di Sampoerna University dengan mengisi data dibawah ini dan team kami akan siap melayani.

Article Form

Referensi
Katadata – Konjungsi Temporal adalah

X