Skip to main content

Pengertian Net Present Value, Manfaat, Rumus dan Cara Hitung

By Juli 7, 2022Agustus 15th, 2022Artikel, Artikel - FOB, Edukasi
NPV adalah

Dalam mempersiapkan laporan keuangan bisnis suatu perusahaan sangat penting dilakukan secara teliti, termasuk salah satunya memahami istilah-istilah yang berkaitan dengan itu. Net present value atau NPV adalah salah satu yang harus dipahami secara lebih rinci, karena sangat bermanfaat dalam membantu memberi penilaian terhadap pilihan keuangan yang baik.

NPV menjadi salah satu metode yang dipakai dalam menguji apakah ide terkait bisnis yang akan dijalankan layak dan menghasilkan keuntungan. Hal ini mengacu ke masa depan, ide dalam bisnis juga memerlukan uji kelayakan sebelum dilakukan proses investasi. Pebisnis dan perusahaan akan duduk bersama untuk menentukan pilihan bisnis mana yang menguntungkan.

Apa Itu Net Present Value

Net present value atau NPV disebutkan sebagai selisih antara nilai arus kas masuk sekarang dan yang keluar selama dalam kurun waktu tertentu. Penganggaran modal dan perencanaan investasi memakai NPV sebagai metode dalam menentukan keuntungan atau profitabilitas. Biasanya terhadap investasi bisnis dan proyek yang baru sebatas ide untuk diusulkan.

Selain itu net present value adalah juga disebut sebagai hasil perhitungan untuk menentukan nilai saat ini dari aliran investasi atau pembayaran di masa yang akan datang. Proses analisis yang dilakukan pebisnis, terkait dengan hubungan memperkirakan keuangan, menggambarkan penawaran secara umum mengenai keuntungan dari investasi.

Dapat dilihat dari NPV suatu proyek, kondisi positif yang membuat adanya pendapatan antisipasi terhadap proyek dan investasi akan menghasilkan biaya yang meninggi. Kondisi sebaliknya proyeksi akan kalah jika NPV, sehingga dihitung oleh manajer ahli atau analisis mengenai pendapat yang akan muncul dalam beberapa masa yang akan datang.

Cara Membaca Net Present Value

Bottles of cash with coins  in saving money concept

  • NIV Positif

Cara membaca NPV Positif adalah jika bisnis yang dipilih layak untuk dijalankan dan mendatangkan keuntungan berupa uang, sehingga analisis akan menyebutkan ide bisnis masuk dalam rekomendasi untuk segera dimulai.

  • NPV Negatif

Muncul jika bisnis yang dipilih tidak tepat atau tidak layak untuk dijalankan bahkan untuk dimulai sekalipun. Karena berpotensi mendatangkan kerugian, analisis bisnis biasanya menyarankan untuk tidak mengambil ide bisnis tersebut dan cenderung meminta pembatalan demi menghindari kerugian yang bisa dialami perusahaan.

  • NPV Nol

Net present value yang satu ini berarti keuntungan dari bisnis yang dipilih hanya bisa untuk menutup modal awal yang dipakai. Bahkan belum bisa dikatakan sampai memberi untung, hasil analisis menyebutkan jika ide yang didapat bisa didiskusikan lebih lanjut dengan para pemilik modal apabila ide bisnis ingin dijalankan atau dilanjutkan.

Baca juga: Pengertian Break Even Point, Dasar, Elemen dan Cara Hitung

Manfaat Menghitung NPV

  • Untuk memahami dunia bisnis dengan benar, perlu mengetahui cara menghitung NPV sehingga pebisnis akan mendapatkan manfaat. Manfaat ini nantinya akan dipakai untuk menilai potensi dan kemampuan suatu perusahaan, tentunya dalam mengelola investasi hingga beberapa tahun atau masa ke depan termasuk jika muncul perubahan nilai mata uang, berikut manfaatnya.
  • Menilai potensi serta kemampuan suatu usaha dalam jangka waktu tertentu, setidaknya satu tahun ke depan sehingga pebisnis atau perusahaan bisa mengetahui nilai mata uang berubah karena inflasi. Perubahan nilai mata uang di masa sekarang dan tiga tahun mendatang tentu sangat berbeda dari yang diperkirakan.
  • Sebagai proyek investasi yang nantinya akan dikelola di masa mendatang, apabila mengalami kerugian dan untung. Selain itu seberapa besar keuntungan untuk tidak merugi, kondisi ini sangat menentukan bagaimana investasi akan berlanjut atau tidak. Karena tergantung dengan kondisi yang muncul setelah bisnis dijalankan.
  • Dijadikan sebagai pertimbangan dalam menentukan investasi pada skala lebih besar, tentunya tujuannya untuk menghasilkan keuntungan yang juga lebih besar. Hal ini dirasa penting karena dianggap sebagai dasar pertimbangan untuk pengambilan keputusan, apakah bisnis berlanjut atau tidak dijalankan.

Kelebihan Metode NPV

  • Menghitung seluruh arus masuk dengan tidak mengesampingkan aliran kas dalam periode investasi yang sedang berlangsung saat itu.
  • Metode NPV adalah mengutamakan time value of money atau disebut dengan kepentingan waktu ketimbang uang, sehingga masuk faktor perubahan nilai uang selama berjalannya investasi.
  • Dijadikan sebagai sarana memudahkan pebisnis mendapatkan informasi, khususnya kemungkinan usaha atau bisnis yang akan dijalankan mendatangkan keuntungan atau kerugian.
  • Cara ini dipakai dalam mempertimbangkan risiko arus kas yang masuk, kondisi ini membuat pengembalian modal yang muncul terlihat semakin menjadi lebih jelas.

Kekurangan Metode NPV

  • NPV sangat bergantung pada banyak asumsi dan perkiraan, sehingga dapat dijadikan sebagai sumber memahami dan mengantisipasi kesalahan analisis.
  • Proyek mungkin memiliki pengeluaran tak terduga, karena dalam memulainya dan mungkin sebuah proyek terdapat pengeluaran tambahan yang muncul di akhir proyek.
  • Sebagai perkiraan dari presentasi arus masuk tidak dianggap setara dengan risiko dalam bisnis, karena itu pelaku bisnis akan mengasumsikan di tingkat maksimal karena pebisnis terlalu optimis.
  • Memerlukan adanya pengaturan dalam mengantisipasi biaya yang tak terduga, khususnya terhadap arus kas yang terlalu adanya optimistis dari usaha.
  • NPV menilai arus kas yang dimunculkan dalam periode terhitung, tetapi kondisi ini mengabaikan waktu yang dibutuhkan terhadap operasi untuk bisa balik modal.

Data yang Harus Disiapkan dalam Menghitung NPV

Button bookkeeper calculating white calculator

  • Investasi Awal

Disebut sebagai initial cash flow, merupakan variabel dari sejumlah dana untuk yang nantinya diinvestasikan ketika akan memulai bisnis atau modal sebagai usaha.

  • Aliran KAS

Aliran kas masuk bersih di masa mendatang atau future net cash inflows, yang nantinya diproyeksikan dana masuk seperti keuntungan di tahun pertama, hingga seterusnya.

  • Rate of Return Minimum

Data yang diinginkan, disimbolkan dengan huruf i dan disebut dengan diskonto yang merupakan persentase keuntungan untuk bisa diraih.

  • Jangka Waktu

Merupakan periode waktu sebagai interval waktu ketika adanya keuntungan masuk ke dalam sebuah usaha, seperti di tahun pertama, kedua dan ketiga hingga seterusnya.

Baca juga: Biaya Eksplisit dan Implisit Beserta Contoh dan Perbedaannya

Rumus Menghitung Net Present Value

Man hand using laptop virtual screen gaap generally accepted accounting principles icons and symbols business financial concept

  • Rumus NPV untuk Investasi Arus Kas Tunggal

Bisa dibilang cara yang digunakan ini sederhana, dengan tujuan untuk mengetahui apakah bisnis yang dijalankan di tahun tertentu masuk dalam kategori layak dijalankan atau tidak. Yang perlu disiapkan adalah data atau variabel, investasi awal, arus kas di tahun tertentu, masa waktu arus kas dan tingkat diskonto, rumus net present value = [Arus kas/ (1+i)^t] – Investasi awal.

  • Rumus NPV Usaha Berdurasi Lama dengan Banyak Arus Kas

Tak jauh berbeda dengan jenis rumus yang pertama, dan sebenarnya sama saja meskipun rumus ini dipakai untuk mengetahui apakah usaha yang dijalankan layak diteruskan. Data yang harus dipersiapkan antara lain, investasi awal, arus kas setiap tahun, masa waktu arus kas dan tingkat diskonto dengan rumus NPV = jumlah nilai saat ini – investasi awal.

Cara Menghitung NPV dengan Excel

Perhitungan NPV salah satunya dapat dilakukan dengan menggunakan alat, seiring perkembangan zaman menggunakan Microsoft Excel. Alasannya bisa ditebak, karena perhitungan dengan alat ini bisa dilakukan dengan lebih mudah karena otomatis. Microsoft Excel bahkan sudah dilengkapi dengan rumus NPV itu sendiri adalah untuk menerapkan cara menghitung net present value.

Yang perlu dilakukan adalah tinggal memasukkan angka-angka dari nilai investasi awal, presentasi tingkat keuntungan atau diskonto kemudian memasukkan arus kas masuk atau keuntungan yang ada setiap tahunnya. Syarat dasar rumus NPV diketahui dengan =NPV (rate;value;[value]…) setelah dipahami barulah bisa memasukkan data yang dibutuhkan contoh soal net present value.

Kesimpulan

Salah satu hal wajib yang harus dimiliki seorang pebisnis adalah kemampuan dalam memprediksi munculnya tren di masa depan. Meskipun dilakukan dengan asumsi tepat serta perhitungan yang matang, agar tidak berujung mengalami kerugian. Metode NPV dilakukan hanya sekali, sebagai alat dalam memproyeksikan bisnis akan bisa untung atau tidak.

Demikian penjelasan mengenai net present value atau NPV adalah dan beserta hal-hal lain yang perlu diketahui seputar metode perhitungan dalam dunia bisnis ini. Sampoerna University memberi penjelasan secara detail mengenai istilah-istilah yang lekat kaitannya dengan dunia bisnis. Sangat penting dipelajari mahasiswa dan mahasiswi calon pebisnis handal.

Sampoerna University menerapkan kurikulum berstandar internasional, di mana metode pembelajaran tak hanya dilakukan dengan memahami materi melainkan mampu mempraktekkannya secara langsung. Fakultas Bisnis Sampoerna University memberi perlengkapan lengkap bagi para mahasiswa, selain itu didukung dosen dengan kualitas internasional.

Referensi
Akseleran – NVP adalah
OCBC Nisp – NVP adalah

X