07 Apr 2022

Penelitian Deskriptif, Tujuan Hingga Contohnya

Artikel,

Artikel - FAS,

Artikel - FOB,

Artikel - FOE,

Edukasi,

Menjadi salah satu metode penelitian yang dipilih saat akan meneliti sesuatu, penelitian deskriptif adalah metode penelitian yang berusaha menggambarkan objek atau subjek yang diteliti secara mendalam, luas dan terperinci. Metode penelitian ini digunakan untuk memecahkan dan menjawab masalah dengan mengumpulkan data, klasifikasi, analisis, kesimpulan dan laporan.

Penyajian data dalam penelitian deskriptif bisa dilakukan menggunakan tabel, grafik, diagram, piktogram, perhitungan modus, median, mean, standar deviasi serta perhitungan persentase. Biasanya metode penelitian deskriptif kerap digunakan dalam bidang kesehatan, metode penelitian ini berbeda dengan metode lain yang cenderung lebih fokus pada pembahasan suatu fenomena terjadi.

Pengertian Penelitian Deskriptif

Penelitian deskriptif adalah suatu metode penelitian yang memperlihatkan karakteristik populasi atau fenomena yang tengah diteliti. Hingga akhirnya metode penelitian ini utamanya fokus pada menjelaskan objek penelitian dan menjawab peristiwa atau fenomena apa yang terjadi. Metode ini berbeda dengan metode lain yang cenderung lebih fokus pada pembahasan.

Kenapa suatu peristiwa atau fenomena tersebut terjadi, peristiwa dan fenomena yang dimaksudkan disini adalah objek penelitian. Sementara hasil penelitiannya tentu saja akan menggambarkan objek penelitian dengan detail, beberapa ahli memberikan definisi atau pengertian dari metode penelitian yang menjadi salah satu metode penelitian.

1. Etna Widodo Muchtar

Penelitian ini merupakan metode riset yang digunakan untuk memperjelas gejala sosial melalui berbagai variabel penelitian yang saling berkaitan antara satu dengan lainnya. Penelitian yang dilakukan secara deskriptif pihak peneliti tidak perlu menyusun hipotesis. Karena penelitian yang dilakukan untuk proses pengujian dan penulisan hasilnya didapat langsung dari lapangan.

2. Sukmadinata

Metode penelitian deskriptif merupakan karakteristik penelitian yang mengungkap lebih spesifik mengenai berbagai fenomena sosial dan alam yang terdapat dalam kehidupan masyarakat. Spesifik dalam definisinya, dimaksudkan untuk menyebutkan pada aspek hubungan, dampak dan penyelesaian dari kegiatan penelitian.

3. Sugiyono

Merupakan metode penelitian dalam menggambarkan suatu hasil penelitian, bahwa penggambaran ini tidak digunakan untuk menyusun kesimpulan penelitian secara umum. Penelitian diartikan sebagai kegiatan pengumpulan, analisis dan juga penyajian data yang dilakukan secara sistematis dan objektif dalam memecahkan persoalan.

Tujuan Penelitian Deskriptif

1. Mendeskripsikan

Tujuan pertama metode penelitian deskriptif untuk mendeskripsikan, penelitian pada tahap awal yakni mendeskripsikan temuan-temuan penelitian berdasarkan data-data yang dianalisis dan kemudian dilakukan penelitian secara mendetail.

2. Menjelaskan

Menjelaskan dalam hal ini adalah memberi penjelasan terkait hasil deskripsi penelitian yang sudah ditemukan berdasarkan data-data tersebut. Data yang secara detail dimiliki oleh peneliti harus dijabarkan agar pembaca jelas membaca dan memahaminya.

3. Memvalidasi

Melakukan validasi yang dilakukan pada tahap terakhir, deskriptif ditujukan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan semua temuan. Validasi kebenaran dan keakuratan hasil temuan sangat diperlukan agar hasil penelitian tidak dianggap suatu kebohongan.

Kriteria Penelitian Deskriptif

1. Masalah yang Dirumuskan Layak

Mengenai masalah penelitian yang menjadi topik dalam penelitian, apakah topik ini wajib diangkat untuk diteliti. Sehingga peneliti dalam memakai metode penelitian ini tidak dapat asal ketika memilih atau merumuskan suatu masalah penelitian. Selain rumusan masalah, juga harus memuat nilai ilmiah.

2. Tujuan Tak Boleh Terlalu Luas

Dalam penelitian dengan menggunakan metode deskriptif tak boleh terlalu luas, perlu dipersempit dan sangat spesifik, sehingga isi laporan penelitian lebih fokus. Karena penelitian dengan metode deskriptif menggambarkan dan menjelaskan objek penelitian secara detail, sehingga tujuannya akan terlalu banyak dan kemungkinan pembahasannya terlalu luas dna tidak terfokus.

3. Data Adalah Fakta

Penelitian deskriptif memiliki kriteria bahwa data yang digunakan merupakan fakta, meskipun menggambarkan objek penelitian tentu tidak bisa hanya didasarkan dari apa yang disampaikan. Seperti referensi baik itu foto dan video maupun referensi lain yang digunakan, peneliti juga harus terjun langsung di lapangan.

4. Pembanding Harus Punya Validasi

Penelitian dengan metode deskriptif memiliki standar yang digunakan sebagai pembanding, standar pembanding ini penting memiliki validasi. Sehingga jelas dan tentu tidak mengandung unsur opini melainkan fakta. 

5. Tempat dan Waktu Penelitian Jelas

Metode penelitian deskriptif wajib mencantumkan tempat dan waktu penelitian dengan jelas, sehingga terdapat kewajiban untuk mencantumkan keterangan waktu. Tak hanya lokasi atau tempat penelitian, sama seperti dengan penelitian yang dilakukan dengan metode lain.

6. Hasil Dijelaskan Secara Detail

Peneliti memakai deskriptif sebagai hasil penelitian atau laporan hasil penelitian yang perlu dijelaskan secara detail. Objek penelitian lalu dijelaskan dan digambarkan selengkap dan sejelas mungkin, sehingga pembaca hasil penelitian juga memiliki gambaran terhadap objek penelitian.

Ciri Penelitian Deskriptif

Variabel utama dalam penelitian dijelaskan secara detail, sehingga peneliti yang menggunakan metode ini perlu mendeskripsikan  terkait umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, status dan variabel utama lain dengan detail.

1. Adanya Hubungan Sebab Akibat

Memiliki hubungan sebab akibat yang kemudian oleh peneliti disajikan secara detail melalui penelitian yang sudah dilakukan. Setelah melewati berbagai proses penelitian dan hasilnya disajikan kepada para pembaca.

2. Hasil Penelitian Disajikan Sesuai Data

Penelitian deskriptif menyajikan hasil penelitian dengan data yang sesuai fakta, data tersebut murni didapatkan langsung dari lapangan. Oleh para peneliti kemudian dikembangkan yang kemudian digambarkan dengan jelas dan detail.

3. Data Terkumpul dari Periode Tertentu

Pengamatan dalam metode ini memerlukan waktu tertentu, karena data dari metode penelitian ini penting untuk dikumpulkan di periode tertentu. Fenomena yang diambil terkadang lebih mudah diamati pada periode waktu tertentu dan untuk memastikan hasil penelitian akurat.

4. Wilayah Penelitian Fleksibel

Wilayah mana yang ditentukan sebagai lokasi penelitian sifatnya fleksibel, kondisi ini membuat peneliti mampu membatasi lokasi penelitian hanya pada satu tempat. Selain itu penelitian bahkan bisa dilakukan hingga dalam satu negara.

Kelebihan dan Kekurangan Penelitian Deskriptif

1. Kelebihan

Jenis metode penelitian deskriptif bisa digunakan untuk menganalisis topik dan isu yang jarang, susah dan menyimpang dalam masyarakat.

Metode deskriptif dapat digunakan untuk melakukan pengamatan dalam kondisi sosial yang alami dan apa adanya.

Jenis penelitian ini tidak memakan banyak waktu seperti penelitian lain, misalnya seperti penelitian kuantitatif.

Riset ini memiliki potensi dalam menggabungkan antara penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif secara bersamaan.

2. Kekurangan

Metode penelitian deskriptif tidak bisa menghasilkan temuan yang signifikan melalui statistik yang ditemukan.

Metode penelitian ini riskan dengan opini subjektif, sehingga hasilnya bisa menjadi bias atau tidak jelas.

Jenis penelitian deskriptif tidak dapat digunakan untuk menjelaskan penyebab di balik fenomena yang tengah terjadi dan diteliti.

Penelitian ini memiliki sifat kontekstual dan observasional, sehingga sulit dalam melakukan verifikasi.

Langkah-langkah dalam Penelitian Deskriptif

  1. Melakukan identifikasi permasalahan yang spesifik dan signifikan dalam mencari solusi menggunakan metode penelitian deskriptif.
  2. Langkah kedua dalam penelitian ini adalah melakukan perumusan dan membatasi permasalahan secara spesifik.
  3. Melakukan studi pustaka dengan menggunakan sumber-sumber berdasarkan permasalahan yang diteliti.
  4. Menentukan kerangka berpikir dan hipotesis penelitian sesuai dengan tujuan penelitian merupakan langkah keempat dalam penelitian ini.
  5. Langkah selanjutnya adalah untuk menentukan metode yang akan digunakan dalam penelitian, selanjutnya mengumpulkan, mengorganisasi dengan teknik statistika.
  6. Langkah yang terakhir dalam menerapkan metode deskriptif adalah membuat laporan penelitian berdasarkan sistematika.

Metode-metode dalam Penelitian Deskriptif

1. Metode Studi Kasus

Penelitian yang berfokus pada suatu objek untuk mempelajari kasus tertentu yang berkaitan, tujuannya dapat memberi gambaran atau deskripsi secara rinci mengenai sifat, karakter, latar belakang dari suatu kasus. Subjek penelitian bisa berupa individu, kelompok, lembaga dan masyarakat.

2. Deskriptif Kesinambungan

Merupakan metode yang dilakukan secara kontinyu dengan menggunakan riset sebelumnya dalam mendapatkan pengetahuan dengan menyeluruh mengenai suatu peristiwa atau fenomena. Metode penelitian ini lebih sering ditemukan pada pengkajian masalah-masalah sosial.

3. Penelitian Survei

Metode dengan mengumpulkan informasi melalui kuesioner, jajak pendapat hingga survei. Untuk survei bisa dikatakan baik ketika peneliti memilih pertanyaan yang bagus, sehingga hasil yang didapat mencakup seluruh informasi terkait suatu permasalahan.

4. Penelitian Kepustakaan

Disebut juga tinjauan pustaka, merupakan penelitian yang membahas mengenai suatu permasalahan kemudian mengaitkan dengan tulisan yang berkaitan dengan permasalahan yang sedang terjadi tersebut.

5. Penelitian Komparatif

Penelitian dengan perbandingan suatu hal dengan hal yang lainnya, sering diterapkan pada penelitian kuantitatif. Yakni korelasi dan eksperimen, tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor penyebab  terjadinya suatu peristiwa.

Jenis-jenis Metode dalam Penelitian Deskriptif

1. Deskriptif Kuantitatif

Suatu riset kuantitatif yang bentuk deskripsinya menggunakan angka, penelitian ini berkaitan dengan penjabaran melalui angka-angka statistik.

2. Penelitian Deskriptif Kualitatif

Riset kualitatif yang deskripsinya memakai fakta dan fenomena yang didapatkan melalui data-data secara apa adanya.

3. Penelitian Verifikatif

Metode deskriptif yang tujuannya untuk menjelaskan suatu masalah secara aktual, sistematik dan akurat dengan temuan fakta-fakta di lapangan.

4. Deskriptif Korelasional

Riset yang memiliki tujuan dalam mengumpulkan informasi mengenai status hubungan dari variabel-variabel yang sedang diuji.

5. Deskriptif Analitik

Metode yang fungsinya mendapatkan data-data secara mendalam, di mana data-data tersebut mengandung makna dan bisa memengaruhi substansi penelitian secara signifikan.

Contoh Penelitian Deskriptif

  1. Studi Kualitatif Deskriptif Perilaku Konsumen Rilisan Fisik Vinyl di Yogyakarta. Dilakukan oleh Sulistiyono dari Universitas Negeri Yogyakarta di tahun 2015. Riset ini termasuk dalam deskriptif kualitatif, sebab menjelaskan hasil riset sebuah fenomena yang terjadi di dalam masyarakat.
  2. Studi Deskriptif Kualitatif Kuantitatif: Prokrastinasi pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universita Sanata Dharma. Dilakukan oleh Sofia Rosaria Lega Jaya dari Universitas Sanata Dharma di tahun 2016, penelitian ini termasuk deskriptif kuantitatif karena menjelaskan hasil riset menggunakan angka-angka statistik.

Sampoerna University

Demikian penjelasan mengenai penelitian deskriptif, tujuan hingga contohnya yang terjadi di dalam masyarakat. Jurnal Sampoerna University memberi informasi lengkap terkait berbagai macam metode penelitian, termasuk salah satunya penelitian deskriptif. Mahasiswa dibekali dengan informasi yang akurat dan mudah dipahami sehingga mampu dipraktekkan tanpa masalah di lapangan.

Sampoerna University memberi fasilitas lengkap kepada seluruh mahasiswa, termasuk bagi yang sudah mengerjakan ujian akhir berupa skripsi atau penelitian lainnya. Fasilitas penunjang mahasiswa diberikan Sampoerna University agar hasil yang diberikan juga maksimal. Berbasis kurikulum internasional, Sampoerna University membentuk lulusan yang siap bersaing di dunia internasional.

Dalam beberapa tahun sejak didirikan, Sampoerna University telah menjadi pilihan pendidikan tinggi yang menarik bagi calon mahasiswa di Indonesia. Dengan pendekatan pembelajaran yang inovatif, koneksi industri yang kuat, dan fokus pada pengembangan karir, kami memiliki tujuan untuk menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Segera daftar untuk ikut proses penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2023-2024 disini. Admission Team kami akan segera menghubungi untuk memberi informasi lebih detail.

Jadwalkan dengan kami kapanpun kamu ingin visit tour kampus on-site atau virtual!

Recent More

Mengenal sosok animator lokal dan karyanya yang mendunia

Mei, 29 2024

Dunia animasi Indonesia tak lepas dari dedikasi dan talenta para animatornya. Di balik gemerlapnya...

Minat Pekerjaan Di Bidang Fotografer & Gajinya

Mei, 28 2024

Fotografi semakin menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan.  Momen-momen istimewa, keindahan alam, dan kisah-kisah...

4 Alasan Memilih Karir Di Bidang Videografi

Mei, 28 2024

Di era digital yang kian berkembang pesat, kebutuhan akan konten visual yang menarik dan...

Admission
Admission
Schedule a Visit
Schedule a Visit
Contact Whatsapp
Contact Whatsapp