Skip to main content

Pengertian Hipotesis Komparatif, Ciri, Perumusan dan Contoh

By Agustus 3, 2022September 9th, 2022Edukasi
hipotesis komparatif

Hipotesis dan penelitian tak bisa saling dipisahkan, perlu adanya jawaban sementara terhadap rumusan masalah yang digunakan dalam penelitian. Terdapat berbagai macam jawaban sementara atau hipotesis dalam proses penelitian, dan salah satunya adalah hipotesis komparatif. Dimana pernyataan sudah menunjukkan dugaan nilai dalam satu variabel atau lebih.

Dalam penelitian, hipotesis memang merupakan bagian paling vital dan tak boleh dilewatkan mengingat dalam pemilihan jenis uji statistik yang dipakai harus sesuai dengan bentuk hipotesisnya. Data interval atau rasio yang tidak memberi distribusi normal, dinilai sama perlakuannya dengan data ordinal sehingga uji komparatif digunakan dalam proses penelitian tersebut.

Pengertian Hipotesis Komparatif

Selective focus hand of asian young woman in eyeglasses use pen working with papers at home office, during quarantine covid-19 self isolation at home, work from home concept

Hipotesis komparatif adalah dugaan dari perbandingan nilai adanya dua sampel atau lebih, termasuk salah satu dari banyaknya macam hipotesis yang ada. Termasuk juga komparatif, yang terbagi ke dalam dua jenis, yakni komparasi berpasangan dan komparasi independen. Kedua jenis komparatif ini memiliki pengertian dan bahan penelitian tersendiri.

Komparasi berpasangan atau disebut juga related adalah penggunaan dua sampel dan lebih dari dua sampel dalam prosesnya, sementara komparasi independen juga dua sampel dan lebih daru dua sampel. Hipotesis ini juga dipakai sebagai pembanding adanya pengaruh satu variabel terhadap dua subjek yang berbeda.

Variabel satu dipakai pada subjek untuk populasi berbeda, kemudian pada waktu yang berbeda pula. Sementara itu proses ini juga menguji parameter populasi yang bentuknya perbandingan lewat ukuran sampel yang bentuknya juga perbandingan. Selain itu digunakan untuk menguji kemampuan generalisasi berupa perbandingan keadaan variabel dari dua bahan atau lebih.

Jika hipotesis dalam penelitian diterima, hal itu menunjukan nilai perbandingan dua bahan atau lebih termasuk ke dalam seluruh populasi di mana sampel diambil. Untuk memahami hipotesis komparatif yang cukup rumit ini, diperlukan juga mengetahui ciri-cirinya. Hal ini memudahkan peneliti memahami apa itu hipotesis komparatif.

Ciri-ciri Hipotesis Komparatif

Hipotesis komparatif sebagai pernyataan yang menunjukkan adanya dugaan nilai dalam satu variabel atau lebih pada subjek yang berbeda. Hipotesis jenis komparatif juga dirumuskan sebagai pemberi jawaban terhadap permasalahan yang sifatnya membedakan. Lantas bagaimana ciri-ciri dari hipotesis komparatif ini? berikut ini di antaranya.

  • Menyatakan adanya hubungan.
  • Sesuai dengan fakta yang ada.
  • Berhubungan dengan ilmu, sesuai dengan tumbuhnya ilmu pengetahuan.
  • Harus bisa diuji, sederhana dan menerangkan fakta.

Beberapa ciri tersebut tentu memaksa peneliti agar terlebih dahulu mempertimbangkan dengan baik beberapa fakta yang ada dan relevan. Selain itu fakta juga harus masuk akal dan tidak bertentangan dengan hukum alam, sehingga hipotesis jenis komparatif tidak muncul secara asal-asalan dan melenceng jauh dari rumusan masalah.

Perumusan Hipotesis Komparatif

Proses perumusan hipotesis bisa menggunakan berbagai teknik statistik, karena memakai dua sampel atau lebih. Sementara teknik statistik mana yang akan digunakan nantinya tergantung kepada bentuk komparasi dan berbagai macam data yang diperoleh sebelumnya. Data interval dan ratio memakai statistik parametris dan untuk nominal atau diskrit memakai statistik non-parametris.

Komparatif dua sampel dengan statistik yang dipakai dalam proses pengujian hipotesis, tentunya dua sampel ini harus berkorelasi dan independen baik memakai statistik parametris maupun non-parametris. Setidaknya ada tiga macam hipotesis komparatif dua sampel dan cara mana yang akan dipakai di antaranya adalah uji dua pihak, uji pihak kiri dan uji pihak kanan.

Jenis Hipotesis Komparatif (Perbandingan)

Alternative hypothesis is written in a notebook on a color table next to pen and a stethoscope

Jika bentuk hipotesis merupakan uji beda dan uji mengukur guna mengetahui ada tidaknya perbedaan antara dua kelompok dan beberapa kelompok, baik yang bebas maupun berpasangan sehingga digunakan uji komparatif. Karena itu juga ada beberapa jenis hipotesis komparatif yang dipakai sebagai perbandingan selama proses penelitian berlangsung.

  • Komparasi Berpasangan dalam Dua Sampel dan Lebih dari Dua Sampel

Salah satu bentuk hipotesis komparatif adalah adanya hipotesis jenis komparatif digunakan sebagai perbandingan terhadap pengaruh dari satu variabel pada dua subjek penelitian yang berbeda. Sehingga terdapat satu variabel yang dipakai pada subjek bisa itu populasi maupun sampel berbeda, termasuk pada waktu yang juga berbeda pula.

  • Komparasi Independen dalam Dua Sampel dan Lebih dari Dua Sampel

Proses pengujian terhadap hipotesis komparatif untuk menguji parameter populasi yang berbentuk perbandingan, bisa lewat ukuran sampel dengan bentuknya perbandingan.Hal ini berarti menguji kemampuan generalisasi atau signifikansi hasil penelitian dan bentuknya perbandingan keadaan variabel dari dua teknik pengambilan sampel atau lebih.

Contoh Hipotesis Komparatif

  • Penelitian Sosial

Peneliti menginginkan untuk menguji terkait perbedaan antara mahasiswa yang bekerja paruh waktu atau freelance dengan mahasiswa yang tidak bekerja paruh waktu. Kedua kondisi ini apakah memiliki perbedaan terkait waktu yang digunakan untuk menyelesaikan tugas akhir atau skripsi, berdasarkan hal ini terdapat dua hipotesis.

Ho : Tidak terdapat perbedaan antara mahasiswa yang bekerja paruh waktu dengan mahasiswa yang tidak bekerja paruh waktu terhadap lama waktu menyelesaikan skripsi.

H1: Terdapat perbedaan antara mahasiswa yang bekerja paruh waktu dengan mahasiswa yang tidak bekerja paruh waktu terhadap lama waktu menyelesaikan skripsi.

  • Studi Kasus

Riset dipakai berupa metode penelitian studi kasus, lewat analisis pendekatan kuantitatif dan memakai hipotesis komparatif. Seperti halnya dalam perumusan masalah dengan topik produktivitas kerja karyawan Y dengan karyawan X pada uji hipotesis komparatif.

Ho: Terdapat perbedaan produktivitas kerja antara karyawan Y dan X.

Produktivitas karyawan Y lebih besar ketimbang karyawan X.

Produktivitas karyawan Y lebih kecil ketimbang karyawan X.

H1: Produktivitas kerja karyawan X tidak sama dengan karyawan Y

Produktivitas karyawan X lebih besar ketimbang karyawan Y

Produktivitas karyawan X lebih kecil ketimbang karyawan Y.

Baca juga: Pengertian Relevan, Ciri-ciri dan Contohnya

Bentuk Lain Hipotesis

  • Relasional atau Asosiatif

Merupakan jawaban sementara terkait hubungan antara dua variabel atau lebih, hipotesis ini dirumuskan berdasarkan rumusan masalah yang asosiatif atau memberi gambaran terkait suatu hubungan. Hipotesis asosiatif secara eksplisit menunjukkan adanya hubungan antara dua variabel atau lebih dari itu.

  • Hipotesis Deskriptif

Merupakan hipotesis yang menunjukkan hubungan antar variabel secara implisit, hal itu membuat adanya hubungan cenderung tersembunyi. Tak jelas seperti hipotesis dalam penelitian, hipotesis deskriptif hanya memberi gambaran mengenai sampel penelitian. Seperti misalnya, setengah penduduk atau masyarakat yang ada di Pulau Jawa adalah petani.

Jenis Hipotesis

  • Alternatif

Hipotesis sering kali disebut dengan alternatif (ha/h1), fungsinya adalah untuk menyatakan hubungan antara variabel X dan Y. Hipotesis yang memperlihatkan adanya perbedaan antar dua kelompok, menjelaskan adanya hubungan antara variabel satu dengan yang lainnya.

  • Hipotesis Nol

Disebut dengan hipotesis nol (null hypothesis) yang biasanya memiliki simbol Ho, memiliki nama lain berupa hipotesis statistik. Hal itu karena hipotesis ini sering kali dipakai dalam sebuah penelitian kuantitatif, membutuhkan perhitungan statistik. Merupakan kebalikan dari hipotesis alternatif, menerangkan tidak ada hubungan atau pengaruh antara variabel satu dan lainnya.

Demikian penjelasan mengenai hipotesis komparatif, mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis hingga contoh yang ada. Sampoerna University tak hanya muncul sebagai sarana kampus bagi para mahasiswa, tetapi juga merupakan sebuah wadah dari komunitas belajar. Tujuannya mempersiapkan mahasiswa menuju ke jalan kesuksesan secara akademis maupun profesional.

Sampoerna University menyelenggarakan program pendidikan di bawah lisensi dan otoritas yang kredensi dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. Tujuan Sampoerna University memenuhi standar nasional dan internasional, dengan cara yang unik dalam memenuhi syarat guna memberi kontribusi substantif kepada masyarakat lewat pendidikan.

Pelajari lebih lanjut terkait program studi, metode pengajaran dan seputar informasi akademik yang ada di Sampoerna University dengan mengisi data dibawah ini dan team kami akan siap melayani.

Article Form

Referensi
Statistikian

X