Skip to main content

Pengertian Word of Mouth, Cara Kerja, dan Manfaat

By September 6, 2022September 10th, 2022Artikel, Artikel - FOB
word of mouth

Dalam sebuah bisnis dikenal adanya teknik pemasaran dari mulut ke mulut atau dikenal dengan word of mouth. Tak sekadar bagaimana membuat para pelanggan membicarakan suatu merek dagang tertentu, namun juga bagaimana mengubah pelanggan menjadi salah satu penyuka atau penggemar suatu produk dari brand atau merek tertentu dalam kehidupan sehari-hari.

Metode pemasaran jenis ini disebut-sebut tidak akan pernah mati, ditambah dengan adanya bantuan di era pesatnya perkembangan teknologi. Media sosial membuat metode pemasaran ini termasuk yang tidak akan pernah mati dan akan terus digunakan, kombinasi dengan media sosial semakin membuat jenis pemasaran ini sangat efektif menarik para pelanggan dan menghasilkan untung.

Pengertian Word of Mouth

Teknik atau metode pemasaran dari mulut ke mulut, dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah marketing word of mouth yang kemudian disingkat menjadi WOMM atau pemasaran WOM dan juga dikenal dengan pemasaran getok tular. Berbeda dari kata dari mulut ke mulut yang terjadi secara alami, karena memang jenis pemasaran ini secara aktif didorong oleh organisasi.

Seperti misalnya dengan menempatkan pesan dalam sebuah jaringan kemudian memberi penghargaan kepada konsumen yang terlibat dalam WOM dan nantinya menggunakan istilah agen WOM. Di dunia pemasaran, aktivitas ini melibatkan media dengan adanya perubahan informasi antara komunikator non-komersial yakni seseorang tanpa memiliki penghargaan.

Word of mouth adalah dilakukan secara mediasi menggunakan sarana elektronik, kemudian menghasilkan electronic word of mouth adalah eWoM. Hal ini mengacu pada setiap pernyataan berbagai konsumen lewat internet. Seperti situs web, jejaring sosial, pesan singkat berita terkait suatu produk, layanan, merek hingga perusahaan.

Para peneliti sudah merumuskan serangkaian rekomendasi mengenai bagaimana cara organisasi nirlaba dan organisasi sektor publik bisa memanfaatkan kebutuhan sesuai dengan yang diinginkan oleh konsumen lewat kata mulut secara lebih efektif. Penghasilan dari metode ini sudah diteliti selama bertahun-tahun dan menghasilkan banyak hal.

Khususnya apa yang mendorong proses ini digunakan, termasuk kepuasan pelanggan, kepercayaan, merek dan komitmen. Selain itu juga konsekuensi, seperti afektif/emosional kognitif dan perilaku bagi konsumen dan organisasi. Efektivitas teknik ini sebagai sumber informasi bagi konsumen, bisa dipecah menjadi dua faktor berupa kata dari mulut dengan jangkauan dan dampaknya.

Secara tradisional word of mouth marketing adalah penyebaran lewat satu orang ke orang lainnya, yang berdasarkan dari rekomendasi. Kemudian pemasaran dari mulut ke mulut era modern menggambarkan segala upaya yang ditargetkan serta contoh yang muncul secara alami saat pengguna berbagi kepuasan yang dirasakan terhadap suatu produk atau merek.

Baca juga: Conversion adalah Hal Penting di Pemasaran, Mari Berkenalan!

Cara Kerja Word of Mouth

word of mouth

Teknik pemasaran ini berbeda dari rujukan mulut ke mulut secara alami terhadap produk dan layanan perusahaan. Dalam hal itu kemungkinan muncul sebagai hasil dari promosi, dorongan atau adanya pengaruh lain dari perusahaan. Cara kerja dari word of mouth pada umumnya terjadi ketika seorang pengunjung memiliki waktu menyenangkan saat beraktivitas, seperti ketika makan di restoran.

Pemasaran dari mulut ke mulut tidak berhenti pada interaksi pertama dan adanya kecenderungan mengarah pada serangkaian interaksi lanjutan. Tak hanya banyak orang menjadi pendengar terkait sesuatu yang sedang dibicarakan, tetapi juga memunculkan rasa penasaran ingin mencoba dan kemudian menjadi calon potensial pengguna merek dan brand yang tengah tren.

Pemasaran jenis ini juga menunjukkan ketika sebuah organisasi bisa mengambil langkah aktif guna mendorong kata dari mulut ke mulut. Seperti adanya penawaran hadiah, sementara word of mouth yang normal diartikan sebagai pengirim tidak diberi penghargaan. Strategi pemasaran word of mouth adalah meliputi buzz, blog hingga mengarah ke profesi seperti pengacara.

Proses yang menyebabkan orang-orang terpengaruh kepada pemasaran media sosial dan termasuk sebagai duta program. Kemudian proses ini bekerja guna menarik konsumen yang lebih banyak,. Sementara media yang juga lebih banyak lagi bisa menjadikan sangat dihargai oleh produk, media sosial dan kinerja pemasaran.

Penelitian menunjukkan bahwa orang cenderung percaya dengan kata-kata yang keluar dari seseorang secara langsung, meskipun bentuknya lebih formal dalam metode promosi. Mereka atau para pengguna cenderung percaya jika komunikator bersikap jujur, netral dan tak memiliki motif tersembunyi di balik perkataan terhadap produk atau barang.

Manfaat Word of Mouth

  • Pemasaran Gratis

Selain melakukan pemasaran dari mulut ke mulut secara gratis, metode ini tetap membuat pengusaha harus mendapatkan pelanggan dan membangun hubungan kuat. Meski begitu promosi dengan metode ini membuat adanya biaya tambahan. 

  • Lebih Banyak Penjualan

Keuntungan yang didapat dari penjualan tambahan dengan adanya referensi gratis yang dibuat dari pelanggan. Meski begitu didapatkan pula sedikit penjualan dari pelanggan dengan rekomendasi merek. Karena pelanggan cukup menyukai produk tersebut, guna memberi rekomendasi.

  • Pertumbuhan Brand yang Lebih Cepat

Pemasaran dari mulut ke mulut punya elemen viral, jika ditambahkan dengan suasana tertentu sehingga dapat mebangun pengalaman yang luar biasa bagi pelanggan. Memulai promosi membuat adanya beberapa penjualan namun diikuti pertumbuhan merek sehingga dapat diperhatikan dengan lebih terus menerus.

Keuntungan dari Word of Mouth Adalah

word of mouth

  • Meningkatkan Kepercayaan

Keuntungan utama metode pemasaran ini adalah adanya kepercayaan yang terbangun pada konsumen terkait produk barang yang ditawarkan perusahaan. Sehingga secara otomatis terjadi saat ada pelanggan merasa menggunakan suatu produk dari perusahaan tertentu.

  • Membangun Brand

Memahami suatu bran perlu dibangun sebaik mungkin agar lebih mudah dikenal oleh masyarakat luar, bisa dilakukan dengan banyak cara termasuk menggunakan media sosial atau yang lainnya. Jika banyak orang percaya terhadap produk, sehingga suatu brand dari produk tersebut secara otomatis akan menjadi semakin dikenal banyak orang.

  • Tidak Membutuhkan Banyak Biaya

Penggunaan strategi ini adalah minimnya penggunaan biaya, sehingga perusahaan tidak melulu harus mengeluarkan dana dalam melakukan kegiatan marketing. Strategi pemasaran ini hanya memanfaatkan pengalaman pelanggan dalam menggunakan suatu barang atau produk. Meski begitu, perlu upaya lain agar metode ini efektif dalam penggunaannya.

Strategi untuk Tingkatkan Word of Mouth

  • Influencer Marketing

Di era perkembangan teknologi yang sudah sangat maju, peran influencer dimanfaatkan dalam sistem pemasaran suatu produk. Meski harus dilakukan dengan mengeluarkan biaya lebih, dengan tujuan influencer tersebut menawarkan produk lewat media sosial pribadi mereka. Sehingga para pengikutnya akan mengetahui produk tersebut.

  • Memanfaatkan Review yang Ada

Ulasan suatu produk sangat penting diketahui, apalagi jika dilakukan dari mulut ke mulut karena sangat efektif dalam memengaruhi orang lain. Tak perlu mengunjungi toko atau tempat yang dimaksud, hanya perlu membaca ulasan dari orang lain yang lebih dulu menggunakannya, sehingga lebih praktis.

  • Memanfaatkan Efek Hastag

Hastag dibuat dan diciptakan oleh siapa saja di media sosial, termasuk bagi mereka para pelaku bisnis suatu brand yang ingin dikenal banyak orang. Hal ini dilakukan lewat media sosial, bisa seperti Instagram dan Twitter. Unggahan terkait suatu produk yang ditawarkan mampu memengaruhi orang banyak menggunakan produk tersebut.

Strategi untuk Tingkatkan Word of Mouth

  • Buat Kampanye yang dapat Menyentuh Sisi Emosional

Metode yang bisa dipakai untuk meningkatkan word of mouth adalah dengan penerapan membuat kampanye iklan yang mampu menyentuh sisi emosional pengguna atau pelanggan. Jika suatu brand membuat hubungan emosional yang baik dengan pelanggan, maka otomatis produk juga akan dibincangkan banyak orang.

  • Gunakan Jasa Influencer

Lagi-lagi influencer memiliki peran besar terhadap bagaimana suatu produk bisa dikenal banyak orang, hal ini tak lepas dari nama besar seorang influencer yang lebih dulu dikenal banyak orang. Influencer adalah cara tepat untuk mempercepat branding suatu produk, meskipun harus melakukan riset terlebih dulu secara mendalam.

  • Buat Acara yang Melibatkan Komunitas

Digelarnya acara yang mengajak komunitas termasuk salah satu cara yang dipakai meningkatkan branding suatu produk. Membuat suatu acara untuk produk yang melibatkan pelanggan akan membuat rasa penasaran calon pelanggan semakin tinggi, mereka juga akan merasa lebih dihargai dengan itu.

  • Selalu Minta Feedback dari Pelanggan

Meminta ulasan dari para pelanggan adalah cara yang efektif untuk meningkatkan branding produk, hal ini dilakukan agar pelanggan tidak melupakan brand tersebut dan selalu membicarakannya. Jika kualitas produk menurun, maka kepuasaan pelanggan juga akan menurun sehingga tidak akan mau memberi rekomendasi kepada orang lain.

  • Fokus dalam Menjaga Hubungan Baik dengan Pelanggan

Cara terakhir yang dipakai untuk melakukan branding adalah dengan menjaga hubungan baik, tentunya hal ini dilakukan dengan para pelanggan. Meskipun terdengar sepele dan sederhana, namun cara ini harus selalu dilakukan oleh setiap perusahaan terhadap pengguna prodfuk mereka jika memang ingin mendapatkan kesetiaan mereka.

Demikian penjelasan mengenai word of mouth dalam pemasaran, mulai dari pengertian, cara kerja, manfaat hingga strategi yang diterapkan agar pemasaran lebih efektif. Fakultas Bisnis Sampoerna University menyelenggarakan program pendidikan di bawah lisensi dan otoritas kredensial dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.

Sampoerna University lebih dari sekadar kampus internasional, merupakan sebuah komunitas belajar dengan tujuan mempersiapkan para mahasiswa untuk sukses. Tak hanya secara akademis tetapi juga profesional, mahasiswa tak hanya belajar dan mendapatkan ketelitian akademis tetapi juga peningkatan kemampuan berpikir, hingga tanggung jawab pribadi.

Untuk informasi lebih lanjut terkait pendaftaran, kurikulum, kunjungan, dan informasi seputar Sampoerna University silakan mengisi data di bawah ini.

Article Form

Referensi

Gramedia

X