Skip to main content

Apa Itu Random Sampling? Jenis, Kelebihan dan Kekurangan

random sampling adalah

Untuk mengetahui populasi dalam suatu fenomena yang terjadi, ada banyak metode yang digunakan salah satunya ialah random sampling. Random sampling adalah jenis pengambilan sampel probabilitas setiap orang seluruh populasi target yang memiliki kesempatan sama untuk dipilih, namun pemilihan sampel ini dilakukan secara acak dan tidak berurutan.

Pemilihan secara acak dimaksudkan sebagai representasi yang terbilang tidak bias dari total populasi. Karena alasan tertentu, sampel dikatakan tidak mewakili populasi atau variasinya, dalam hal ini disebut dengan kesalahan pengambilan sampel. Sampel acak memerlukan cara penamaan dan penomoran populasi target untuk kemudian memakai beberapa jenis undian untuk memilih.

Pengertian Random Sampling

Suatu metode dalam menggunakan sampel dilakukan secara acak merupakan pengertian singkat dari apa itu random sampling. Dalam prosesnya, setiap anggota populasi yang berpartisipasi memiliki kesempatan sama untuk dipilih menjadi anggota sampel. Banyak yang menyebut jika random sampling merupakan suatu sampel yang cukup ideal dipakai dalam sebuah penelitian.

Bahkan bisa dijadikan sebagai dasar generalisasi suatu kesimpulan, random sampling terkenal dengan istilah sampling acak. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) disebut dengan suatu seleksi sampel dengan sedemikian rupa sehingga adanya kombinasi dari suatu unit dengan peluang yang sama untuk bisa dipilih dan dijadikan sebagai sampel.

Sampling acak ini merupakan salah satu teknik pengambilan sampel, ketika melakukan prosesnya untuk mendapatkan sampling yang mendekati populasi atau mewakili populasi. Sehingga peneliti yang memakainya tidak diperbolehkan memengaruhi anggota populasi yang akan diminta sebagai anggota sampel, agar sampling yang didapat tidak bias.

Proses pengambilan sampel tidak menutup kemungkinan bisa mengalami kesalahan, hingga membuat proses ini harus diulang. Sampel yang digunakan haruslah sesuai dengan yang diinginkan dan diambil untuk mewakili sesuatu yang ada. Karena itu saat pengambilan sampel sebaiknya dihitung secara cermat dan teliti agar tidak terjadi kesalahan.

Dalam proses sampling acak, cara yang dipakai biasanya ialah penomoran atau dinamai. Setelah itu, barulah menerapkan beberapa macam metode undian yang tujuannya menentukan siapakah yang akan menjadi anggota sampel, jika sudah didapat proses pengambilan sampel bisa dilakukan.

Pengertian Random Sampling Menurut Para Ahli

  • Kerlinger

Random sampling adalah metode sekaligus teknik untuk mengambil sesuatu dari semesta atau populasi dengan menggunakan cara tertentu. Metode ini bertujuan agar anggota semesta atau populasi memiliki kesempatan dan peluang untuk dipilih yang sama.

  • Margono

Yang dimaksud dengan random sampling adalah sebuah teknik yang dipakai untuk memperoleh suatu sampel saat itu langsung yang dilakukan terhadap unit sampling. Setiap unit sampling merupakan unsur dari populasi terpencil untuk bisa mendapatkan peluang yang sama dalam mewakili populasi atau menjadi sampel.

  • Sugiyono

Random sampling adalah suatu teknik atau metode dari pengambilan sampel yang asalnya dari anggota populasi. Prosesnya dilakukan secara acak tanpa melihat strata yang terdapat dalam populasi tersebut.

Jenis Teknik Random Sampling

  • Simple Random Sampling (Sampel Acak Sederhana)

Disebut juga dengan sampel acak sederhana, simple random sampling adalah teknik atau metode yang dipakai dalam pengambilan sampel secara acak berasal dari anggota populasi yang ada. Teknik pengambilan sampel yang satu ini merupakan yang paling sederhana, dalam kata lain proses yang dilakukan untuk pengambilan sampel paling mudah.

Tingkat validasi dalam sampel random terbilang lebih tinggi. Hal ini karena ukuran sampel yang dimiliki cukup besar sehingga sampel acak sederhana dapat mewakili setiap karakteristik populasi menjadi lebih besar. Prosesnya bisa dilakukan jika jenis analisis dari penelitian mengarah pada deskriptif dengan sifatnya yang sederhana.

  • Stratified Random Sampling (Sampel Acak Berstrata)

Stratified random sampling adalah teknik pengambilan sampel yang biasa dipakai dalam suatu populasi secara berlapis-lapis atau juga bisa dibilang bertingkat. Teknik pengambilan ini umumnya dipakai pada populasi yang memiliki unsur anggota yang sifatnya tidak berstrata, karena itu setiap strata yang ada pada populasi dalam teknik ini harus bisa terwakili pada sampel.

Jika teknik pengambilan sampel ini digunakan, maka menghasilkan penelitian yang informatif karena sampel yang dipilih memiliki subkelas yang ada dan sudah terwakili dengan baik. Namun, ketika menggunakan teknik pengambilan ini peneliti harus dapat membagi semua populasi. Sehingga menjadi sub kelompok yang lengkap.

  • Cluster Random Sampling (Sampel Acak Berdasarkan Area)

Cluster random sampling adalah teknik pengambilan sampel dengan menggunakan populasi yang tidak berasal dari seorang individu, namun kelompok suatu individu atau cluster. Unit yang dipilih bukan seorang individu, tetapi kelompok berdasarkan area yang sangat cocok digunakan dalam wilayah perkotaan atau sekolah karena populasi yang ada cukup banyak.

Teknik pengambilan sampel ini sangat cocok untuk mempelajari populasi yang banyak, seperti dalam suatu organisasi terdapat 50 divisi. Lalu setiap divisi memiliki pegawai yang terdiri dari berbagai macam daerah, karakteristik, hingga tingkat pendidikan yang berbeda. Suatu perusahaan menerapkan ini untuk mengetahui jumlah penerimaan pegawai setiap tahunnya.

  • Systematic Random Sampling (Sampel Acak Sistematis)

Systematic random sampling adalah pengambilan sampel dari anggota populasi dengan hanya unsur pertama dari suatu sampel yang sudah dipilih secara acak. Setelah itu unsur-unsur berikutnya dipilih secara sistematis berdasarkan pola tertentu. 

Saat melakukan pengambilan sampel secara acak tetapi sistematis, harus memperhatikan urutan dari anggota yang sudah terdaftar agar mendapat kepastian bahwa sampel yang sudah diambil dapat dipertanggungjawabkan.

Teknik ini biasa digunakan oleh peneliti yang memiliki populasi cukup banyak namun tidak memiliki alat untuk mengambil data tersebut.

  • Multistage Sampling (Sampel Wilayah Bertingkat)

Adalah jenis teknik pengambilan sampel yang memakai beberapa teknik simple random sampling secara bersamaan. Dengan efektif dan efisien saat sedang melakukan penelitian, menggunakan teknik pengambilan sampel wilayah bertingkat. Dalam hal ini peneliti harus sadar bahwa ada beberapa teknik sampling yang berbeda.

Baca juga: Apa Itu Rasio Solvabilitas? Jenis dan Rumusnya

Kelebihan dan Kekurangan Simple Random Sampling

Kelebihan Random Sampling

  • Mudah Diterapkan Terhadap Populasi Kecil

Jenis simple random sampling kerap kali digunakan oleh para peneliti karena mudah untuk digunakan, khususnya pada populasi kecil. Karena itu, saat memakai teknik pengambilan sampel ini biasanya peneliti tak merasa khawatir menghadapi populasi kecil dan tetap bisa menemukan sampel dari populasi tersebut.

  • Mengurangi Bias

Penelitian dilakukan untuk menemukan sebuah jawaban dari fakta yang masing simpang siur terkait sesuatu. Dalam penelitian tidak boleh ada suatu makna yang bias, terlebih terhadap suatu data. Jika terdapat data yang bias, maka penelitian dapat dikatakan memiliki atau menggunakan sampel dengan kesalahan.

Kekurangan Random Sampling

  • Butuh Waktu Lama

Meskipun mudah untuk dilakukan, penerapan pengambilan sampel model ini membutuhkan waktu yang lama dalam prosesnya. Waktu dalam hal dikatakan juga cukup memberi kesulitan bagi para peneliti dalam proses pelaksanaanya.

  • Biaya Cukup Mahal

Satu lagi yang menjadi perhatian peneliti dalam menerapkan random sampling, yakni biaya yang dibutuhkan cukup mahal. Karena itu setiap unsur harus diidentifikasi terlebih dahulu sebelum dilakukan pengambilan sampel.

  • Syarat Jadi Anggota Sulit

Kekurangan selanjutnya dari random sampling adalah untuk menjadi anggota, karena syarat yang ditetapkan sulit untuk dipenuhi. Karena itu, seorang peneliti yang ingin menjadi anggota pengambilan random sampling harus berpikir dua kali.

Demikian penjelasan mengenai random sampling, mulai dari pengertian, jenis teknik hingga kelebihan dan kekurangan. Jurnal Sampoerna University memberi informasi secara detail kepada para mahasiswa yang membutuhkan referensi alternatif, saat akan mengerjakan tugas atau melakukan penelitian terhadap sesuatu.

Sampoerna University memberi fasilitas lengkap kepada para mahasiswa sesuai dengan kurikulum internasional yang diterapkan. Selain itu mahasiswa memiliki kesempatan merasakan kuliah di luar negeri berkat kerja sama dengan perguruan tinggi di Amerika Serikat. Diharapkan lulusan Sampoerna University mampu bersaing tak hanya di level nasional tetapi juga tingkat internasional.

Referensi
Statistikian – Pengertian Random Sampling

X