Mahasiswa Sampoerna University, Jocelyn Lim dan Cliff Emmanuel dari Program Studi Visual Communication Design, berhasil meraih Juara 1 dalam TERANG 2026, sebuah kompetisi projection mapping internasional yang diselenggarakan di George Town Town Hall, Malaysia.
Bersaing dengan nama tim AKTU, Jocelyn dan Cliff terpilih sebagai dua dari 20 finalis dari lebih dari 125 karya yang berasal dari Asia Tenggara dan berbagai negara lainnya. Karya mereka yang berhasil meraih kemenangan berjudul “Mak Emak”, yang menghidupkan suasana pasar tradisional melalui kisah seorang ibu yang sedang berbelanja untuk anak laki-lakinya. Dengan memadukan animasi, musik orisinal, dan voice acting, karya ini menghadirkan dunia visual yang hidup, seolah-olah karakter dan lingkungan di dalamnya dapat bergerak dan bernapas.
Proyek tersebut membutuhkan waktu 3,5 bulan untuk diselesaikan, termasuk menghadapi kendala tak terduga ketika seluruh file kerja mereka hilang setelah tahap pertama pengumpulan karya. Alih-alih menyerah, mereka membangun kembali karya tersebut dari awal dan tetap percaya pada cerita yang ingin mereka sampaikan.
“Setelah meraih juara 2 tahun lalu, kami meninggalkan Georgetown dengan harapan dapat kembali. ‘Mak Emak’ membawa kami kembali ke sana. Menyelesaikan kompetisi terakhir kami sebagai mahasiswa dengan meraih juara 1 terasa seperti cara Tuhan mengatakan bahwa kami telah melakukan yang terbaik,” ujar Jocelyn dan Cliff.
Bagi tim, pencapaian ini bukan sekadar kemenangan dalam sebuah kompetisi. Prestasi tersebut mencerminkan perjalanan kreatif yang mereka jalani selama berkuliah di Sampoerna University, di mana mahasiswa didorong untuk mengembangkan ide yang diperoleh di dalam kelas menjadi proyek nyata dan berkompetisi di tingkat internasional.
Dengan kurikulum berwawasan global, lingkungan pembelajaran berbahasa Inggris, paparan terhadap industri, serta fasilitas berstandar internasional, Sampoerna University memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan teknis sekaligus perspektif kreatif mereka. Akreditasi institusional NECHE yang dimiliki universitas juga mencerminkan komitmennya terhadap kualitas akademik yang mengacu pada standar internasional.
Bagi Jocelyn dan Cliff, perjalanan mereka bersama TERANG menjadi pengingat bahwa proses berkarya sama pentingnya dengan hasil akhir. Seperti yang mereka sampaikan, mereka berharap semakin banyak seniman dan tim projection mapping yang lahir dari Sampoerna University, “bukan untuk mengejar piala, tetapi untuk berkembang dan mencintai proses berkarya.”