Berita & Acara

Sampoerna University Menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Institute of Science Tokyo untuk Memperluas Kolaborasi Akademik

Mar 05, 2026 by Admin

Jakarta, 2 Maret 2026 — Sampoerna University resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Institute of Science Tokyo (Science Tokyo), mempererat hubungan akademik antara Indonesia dan Jepang.

Perjanjian ini ditandatangani pada 24 Februari 2026 oleh Profesor Naoto Ohtake, Presiden dan CEO Science Tokyo, serta Rektor Wahdi Salasi April Yudhi bersama Presiden Marshall Schott yang mewakili Sampoerna University. Upacara penandatanganan dihadiri oleh perwakilan senior dari kedua institusi, antara lain Profesor Jun-ichi Takada (Wakil Presiden Eksekutif Bidang Urusan Global), Profesor Naoya Abe (Kepala GEDES), Profesor Kazuaki Inaba (Departemen Ilmu Pengetahuan dan Rekayasa Transdisiplin), Ms. Noriko Ito (Wakil Kepala Strategi Global), serta Dr. Farid Triawan, Dekan Fakultas Teknik dan Teknologi Sampoerna University.

Perjanjian baru ini memperluas cakupan kerja sama yang sebelumnya berfokus pada pertukaran mahasiswa, kini mencakup pula penelitian dan publikasi bersama, pertukaran akademik, partisipasi dalam forum ilmiah, berbagi informasi, serta mobilitas dosen dan mahasiswa. Program-program spesifik akan diimplementasikan melalui kesepakatan bersama antara kedua pihak.

Presiden Schott menegaskan nilai jangka panjang dari kemitraan ini dengan menyatakan, "Kami sangat antusias dengan peluang yang tercipta dari kemitraan baru ini. Kami berharap dapat memperdalam dan memperkuat kolaborasi, khususnya dalam inisiatif penelitian bersama serta program mobilitas dosen dan mahasiswa. Kami yakin komitmen bersama terhadap keunggulan akademik dan inovasi akan menghasilkan dampak yang bermakna dan berkelanjutan bagi kedua institusi kami."

Kemitraan ini mencerminkan kekuatan yang saling melengkapi antara kedua institusi. Science Tokyo dikenal atas keunggulannya di bidang sains dan rekayasa tingkat lanjut, sementara Sampoerna University membawa pendekatan khas melalui program General Education (GE) yang menumbuhkan rasa ingin tahu intelektual, pemikiran kritis, keterlibatan antardisiplin, serta kerendahan hati intelektual. Sebagaimana disampaikan Presiden Schott dalam kunjungannya, universitas masa kini dituntut untuk membekali mahasiswa tidak hanya dengan kompetensi teknis, tetapi juga dengan fondasi epistemologis yang kuat guna menghadapi tantangan global yang kompleks dan bersifat multidisiplin.

Melalui perjanjian ini, kedua institusi menegaskan kembali visi bersama untuk mendorong penelitian yang berdampak, inisiatif akademik yang berkelanjutan, serta kolaborasi lintas budaya yang bermakna.

Recent Post

Sep 07, 2026


Tips Mengatur Budget Pendidikan Anak dari SD hingga Kuliah

Mengatur budget pendidikan anak adalah proses merencanakan dan mengalokasikan dana secara terstruktu....

Berita & Acara

Sep 07, 2026


Sampoerna University Wakili Indonesia di HSBC/HKU Business Case Challenge 2026 di Hong Kong

Mahasiswa Sampoerna University dari Program Studi Manajemen angkatan 2023 dengan bangga mewakili Ind....

Berita & Acara

Sep 07, 2026


Mahasiswa Sampoerna University Raih Juara 1 di Kompetisi Projection Mapping Internasional TERANG 2026

Mahasiswa Sampoerna University, Jocelyn Lim dan Cliff Emmanuel dari Program Studi Visual Communicati....

Terima kasih telah memilih Sampoerna University. Mulai pendaftaran Anda hari ini!

Dengan mengisi formulir pendaftaran kami, Anda mengambil langkah pertama untuk bergabung dengan lingkungan pembelajaran inovatif di Sampoerna University dan mempersiapkan diri untuk sukses global. Daftar hari ini dan biarkan kami membantu Anda meraih potensi terbaik!