Skip to main content

Revolusi Industri 4.0: Pengertian, Prinsip, Dampak dan Contohnya

By Februari 22, 2022Agustus 15th, 2022Artikel, Artikel - FET, Edukasi
revolusi industri 4.0

Perkembangan membawa perubahan sangat pesat dalam segala hal, termasuk salah satunya di bidang industri. Tak pelak revolusi industri 4.0 saat ini sering digaungkan oleh banyak orang, meskipun tak semuanya paham dengan apa yang dimaksud. Sementara tak sedikit yang menyangsikan perubahan dalam industri terhadap kemajuan Indonesia.

Istilah industry 4.0 pertama kali digemakan dalam acara Hannover Fair pada April 2011 silam, yang kemudian digunakan pemerintah Jerman dalam memajukan bidang industri ke tingkat yang lebih tinggi menggunakan bantuan teknologi. Bisa diartikan sebagai adanya ikut campur sebuah sistem cerdas dan otomasi dalam industri.

 

Pengertian Revolusi Industri

Apa itu revolusi industri 4.0, dari data sebuah industri atau bisnis digerakkan menggunakan machine learning atau AI, campur tangan komputer sebenarnya sudah diikutkan dalam industri 3.0. Namun saat itu komputer dinilai sebagai sesuatu yang bisa menciptakan peluang pasar baru, setelah dapat diterima machine learning dan AI ada di tahap tersebut.

Revolusi industri 4.0 adalah upaya yang memungkinkan pelaku industri membiarkan komputer saling terhubung dan berkomunikasi satu sama lain. Dan akhirnya membuat keputusan tanpa melibatkan keterlibatan manusia, kombinasi antara fisik-cyber, Internet of Things (IoT) dan Internet of Systems yang sekaligus membuat revolusi industri generasi keempat mungkin terjadi.

Di Indonesia revolusi industri generasi keempat didorong oleh Kementerian Perindustrian, tujuannya agar Indonesia mampu bersaing dengan negara lain di bidang industri, sehingga Indonesia mau tidak mau harus mengikuti tren yang tengah terjadi. Di era revolusi industri 4.0, kebutuhan manusia lebih cepat didapat karena peran sistem internet yang sudah dibangun sebelumnya.

Baca juga: Pengertian Focus Group Discussion (FGD) dan Cara Menjalankan

 

Prinsip Rancangan Revolusi Industri 4.0

· Interkoneksi

Prinsip pertama dalam revolusi industri generasi keempat adalah interkoneksi, atau hubungan antar manusia, alat dan mesin dalam melakukan komunikasi satu sama lain. Dengan internet of Things (IOT) dan Internet of People (IOP).

· Transparansi Informasi

Teknologi yang digunakan tentu memungkinkan dan mempermudah seseorang dalam mengumpulkan berbagai jenis data penting dalam proses produksi, yang terpenting adalah mengambil keputusan.

· Bantuan Teknis

Bantuan teknis menjadi prinsip ketiga, dengan informasi yang relevan dan penting untuk mengambil sebuah keputusan tepat dan memecahkan masalah dengan cepat. Kehadiran cyber physical system akan membantu manusia dalam menyelesaikan pekerjaan berat dan berbahaya.

· Pengambilan Keputusan

Termasuk ke dalam revolusi industri 4.0 dalam pendidikan, bahwa cyber physical system nantinya dapat memutuskan sendiri secara otomatis dalam melakukan tugas sesuai dengan fungsi yang benar tanpa membutuhkan campur tangan dari pihak eksternal atau pihak lainnya.

 

Jenis Teknologi Industri 4.0

· Internet of Things atau loT

Merupakan sistem yang menggunakan berbagai perangkat komputasi, mekanis serta mesin digital yang menjadi satu kesatuan dan terhubung. Sistem loT memiliki empat komponen, terdiri dari perangkat sensor, konektivitas, pemrosesan data hingga antarmuka pengguna.

· Big Data

Merupakan istilh yang dipakai untuk menggambarkan volume data dalam jumlah yang besar, baik data terstruktur maupun yang tidak terstruktur. Big data digunakan pada banyak perusahaan atau bisnis dan membantu sebuah perusahaan menentukan arah bisnis mereka.

· Augmented Reality

Adalah sebuah teknologi dimana menggabungkan antara dunia maya dimensi dengan benda tiga dimensi yang ada dalam sebuah lingkungan nyata, kemudian memproyeksikan benda maya yang ada ke dalam waktu yang nyata.

· Cyber Security

Merupakan teknologi yang dibentuk untuk melindungi segala informasi yang dimiliki dari adanya cyber attack. Cyber attack merupakan segala jenis tindakan yang sengaja dilakukan guna mengganggu kerahasiaan atau confidentiality serta ketersediaan sebuah informasi.

 

Dampak Revolusi Industri 4.0

· Dampak Positif

  • Memudahkan akses segala informasi dengan menggunakan perangkat yang sudah terhubung dengan internet maupun teknologi lainnya.
  • Efektivitas dalam bidang produksi mengganti tenaga manusia dengan teknologi mesin, selain mengurangi biaya produksi justru bisa meningkatkan hasil.
  • Meningkatkan pendapatan nasional karena memproduksi barang dalam waktu yang relatif singkat, kualitas yang dimiliki pun baik.
  • Peningkatkan peluang pekerja tenaga ahli, karena menggunakan mesin tak cukup dan tetap harus memakai tenaga ahli manusia dalam menggerakkannya.

· Dampak Negatif

  • Rentan terhadap serangan siber, karena proses produksi menggunakan mesin teknologi, ini sangat penting memiliki keamanan.
  • Membutuhkan biaya besar dalam investasi alat serta pekerja, karena harus mengeluarkan uang cukup banyak selain mengadakan pelatihan.
  • Urbanisasi, meningkatnya jumlah populasi masyarakat yang ada di kota besar dan berdampak untuk lingkungan karena polusi, limbah serta hal negatif lain.

Contoh Revolusi Industri 4.0

· E-commerce

Merupakan transformasi dari industri retail yang tersentuh pengaruh teknologi, kemudian berubah menjadi sekarang. Awalnya hanya sebuah platform yang digunakan untuk transaksi jual beli antar pengguna dan tidak ada sangkut pautnya dengan pengusaha besar.

· Agregator Layanan

Mulai dari agregator properti, transportasi, layanan kesehatan hingga reksa dana, kini semuanya bisa diakses dengan mudah hanya menggunakan ponsel yang sudah terhubung dengan internet. Agregator layanan juga memberi keuntungan lain, yakni adanya transparansi data.

· Agency Digital Marketing

Bertugas untuk mengeksekusi berbagai strategi pemasaran digital kepunyaan perusahaan berdasarkan tujuan dan objektif yang ingin dicapai. Perkembangan era revolusi industri 4.0 membuat semakin banyak agensi pemasaran digital yang bermunculan.


Demikian penje
lasan mengenai revolusi industri 4.0 mulai dari pengertian, prinsip, dampak hingga contohnya secara nyata. Tertarik mengikuti perkembangan teknologi baik di dalam negeri maupun seluruh dunia?

Sampoerna University bekerja sama dengan University of Arizona, kami menawarkan Program Gelar Ganda yang memungkinkan Anda belajar selama 4 tahun di Jakarta dengan kurikulum Amerika Serikat dan lulus dengan 2 gelar:

Gelar Sarjana AS terakreditasi dari University of Arizona dan Gelar Sarjana (S1) terakreditasi dari Sampoerna University. Info lebih lanjut bisa klik di sini.

Referensi
Gramedia.com – Revolusi Industri 4.0

X