27 Jan 2022

Competitive Advantage: Keunggulan Bersaing Suatu Bangsa

Artikel,

Artikel - FAS,

Artikel - FET,

Artikel - FOB,

Artikel - FOE,

Edukasi,

Keunggulan bersaing atau competitive advantage mengacu pada faktor-faktor yang memungkinkan suatu negara atau perusahaan menghasilkan barang dan jasa yang lebih baik dengan harga lebih kompetitif dibanding dengan para pesaingnya.

Pengertian Competitive Advantage atau Keunggulan Bersaing

Kemakmuran nasional harus diciptakan, bukan diwariskan. Kemakmuran tidak akan makmur hanya dilihat dari banyaknya sumber daya alam suatu negara, kumpulan tenaga kerja, tingkat suku bunga yang dihasilkan, atau nilai mata uang suatu negara, seperti yang ditekankan oleh ekonomi klasik.

Akan tetapi daya saing suatu negara tergantung pada kapasitas industrinya yang dilakukan untuk berinovasi dan peningkatan serta kemajuan negara. Perusahaan biasanya memperoleh keuntungan dengan melawan pesaing terbaik dunia karena tekanan dan juga tantangan. Perusahaan mendapatkan manfaat dari memiliki saingan domestik yang kuat, pemasok dalam negeri yang agresif, dan pelanggan lokal yang bergantung terhadap perusahaan tersebut.

Dalam dunia persaingan global yang semakin meningkat, peranan bangsa menjadi semakin penting. Seiring dengan semakin bergesernya basis persaingan ke bagaimana cara menciptakan dan asimilasi pengetahuan, peran bangsa pun semakin berkembang. Keunggulan bersaing tersebut diciptakan dan dipertahankan melalui proses yang sangat terpusat dan terlokalisasi.

Keunggulan bersaing atau competitive advantage adalah kemampuan yang didapat berdasarkan karakteristik dan sumber daya suatu negara atau perusahaan dalam memiliki kinerja yang baik dan unggul dari negara atau perusahaan lain pada posisi industri yang sama. Perbedaan nilai nasionalisme, struktur ekonomi, budaya, institusi, dan sejarah semuanya berkontribusi pada competitive advantage atau kesuksesan bersaing.

Baca juga : Society 5.0 – Rencana Transformasi Besar-Besaran Masyarakat Jepang

Keunggulan Nasional Suatu Bangsa

Mengapa sebuah perusahaan yang berbasis di negara tertentu mampu melakukan inovasi yang konsisten? Mengapa mereka tanpa lelah mengejar inovasi dan melakukan perbaikan, mencari sumber keunggulan bersaing yang semakin canggih? Mengapa mereka mampu mengatasi hambatan substansial terhadap perubahan dan inovasi yang begitu sering menggapai kesuksesan?

Jawabannya terletak pada empat atribut luas suatu bangsa, atribut yang secara individu dan sebagai suatu sistem merupakan berlian keunggulan nasional, sebuah ‘lapangan bermain’ yang didirikan dan dioperasikan setiap negara untuk industrinya. Atribut tersebut adalah:

  1. Faktor Kondisi suatu bangsa. Kedudukan bangsa dalam faktor-faktor produksi, seperti tenaga kerja terampil atau infrastruktur yang diperlukan dalam rangka bersaing di industri tertentu.
  2. Kondisi Permintaan (pengadaan). Sifat dan jenis permintaan pasar dalam negeri untuk produk-produk atau layanan industri.
  3. Industri Terkait dan Penunjangnya. Ada atau tidak adanya industri pemasok dan industri terkait lainnya di negara tersebut yang berdaya saing internasional.
  4. Strategi Perusahaan, Struktur perusahaan, dan Rival di Industri. Yakni sebuah kondisi di mana negara yang mengatur bagaimana perusahaan diciptakan, di organisir, dan dikelola, serta sifat persaingan domestik.
    Faktor penentu di atas menciptakan lingkungan nasional di mana perusahaan dilahirkan dan belajar bagaimana bersaing.

Faktor kondisi: Menurut teori ekonomi standar, faktor-faktor produksi—tenaga kerja, tanah, sumber daya alam, modal, infrastruktur—akan menentukan arus perdagangan. Suatu negara akan mengekspor barang-barang yang paling banyak menggunakan faktor-faktor yang ‘diberkahi’ dengan relatif baik.

Dalam industri canggih yang menjadi tulang punggung ekonomi negara maju memiliki pengertian yakni suatu bangsa tidak mewarisi, melainkan menciptakan faktor-faktor produksi yang paling penting—seperti sumber daya manusia yang terampil atau basis ilmiah. Selain itu, suatu faktor yang dinikmati suatu negara pada waktu tertentu kurang penting dibandingkan dengan tingkat dan efisiensi yang digunakannya untuk menciptakan, meningkatkan, dan menyebarkannya dalam industri tertentu.

Permintaan yang tinggi (demand condition). Bangsa memperoleh keunggulan bersaing adalah ketika industri memiliki permintaan dalam negeri dengan memberi perusahaan gambaran yang lebih jelas atau lebih awal tentang kebutuhan pembeli yang muncul, dan di mana pembeli yang menuntut menekan perusahaan untuk berinovasi lebih cepat dan mencapai keunggulan bersaing yang lebih canggih daripada pesaing asing mereka.

Industri Terkait dan Penunjang. Penentu ketiga keunggulan nasional adalah keberadaan industri terkait dan pendukung yang bersaing secara internasional di negara tersebut. Pemasok dari dalam negeri yang kompeten secara internasional menciptakan keunggulan dalam industri hilir dalam beberapa cara.

Pertama, mereka memberikan input yang paling hemat biaya dengan cara yang efisien, awal, cepat, dan terkadang preferensial. Perusahaan perhiasan emas dan perak Italia memimpin dunia dalam industri itu sebagian karena perusahaan Italia lainnya memasok dua pertiga dari pembuatan perhiasan dan mesin daur ulang logam mulia dunia.

Strategi Perusahaan, Struktur, dan Rivalitas. Keadaan dan konteks nasional sebuah negara menciptakan kecenderungan yang kuat tentang bagaimana perusahaan diciptakan, diatur, dan dikelola, serta seperti apa sifat persaingan domestik nantinya.

Contoh competitive advantage di Italia, misalnya, pesaing internasional yang sukses sering kali adalah perusahaan kecil atau menengah yang dimiliki dan dioperasikan secara pribadi seperti keluarga besar; di Jerman, sebaliknya, perusahaan cenderung sangat hierarkis dalam praktik organisasi dan manajemen, dan manajer puncak biasanya memiliki latar belakang teknis.

Demikianlah penjelasan mengenai apa itu competitive advantage atau keunggulan bersaing suatu bangsa. Pelajari lebih lanjut materi di bidang bisnis dan terkait di Sampoerna University. Hubungi kami lebih lanjut disini.

Source:
The Competitive Advantage of Nations by Michael E. Porter

Recent More

Feb, 21 2024

Sampoerna University dengan bangga merayakan pencapaian luar biasa mahasiswa kami pada bulan Januari 2024,...

Feb, 05 2024

Sampoerna University, sebagai institusi pendidikan tinggi berstandar dunia, meraih prestasi membanggakan dengan menduduki peringkat...

Perbedaan dan Keunggulan Tokopedia Vs Shopee

Jan, 30 2024

Di Indonesia, ada dua marketplace terbesar, yaitu Tokopedia dan Shopee. Kedua marketplace ini memiliki...

Admission
Admission
Schedule a Visit
Schedule a Visit
Contact Whatsapp
Contact Whatsapp