Skip to main content

Pengertian Marketing Funnel: Manfaat, Tahapan, dan Strategi

By Juli 18, 2022Agustus 15th, 2022Artikel, Artikel - FOB, Edukasi
marketing funnel

Salah satu strategi pemasaran yang menarik untuk dibahas saat ini adalah marketing funnel. Marketing funnel saat ini tidak hanya sebatas dilakukan secara konvensional, tetapi ada pula marketing funnel digital. 

Yuk kenali lebih dalam apa itu marketing funnel di sini.

 Apa itu Marketing Funnel?

Marketing funnel adalah suatu model pemasaran yang dilakukan dengan cara menggambarkan proses yang ditempuh oleh konsumen dalam melakukan keputusan pembelian. 

Tentunya sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian, ada beberapa tahapan yang akan dilewati oleh konsumen, seperti mulai dari mengenal produk, meningkatnya rasa ketertarikan, hingga mencari tahu. 

Saat ini marketing funnel ini digunakan di dalam bisnis digital seperti e-commerce. Digital marketing funnel dilakukan dengan cara menganalisa ketika konsumen ingin membeli sesuatu di e-commerce, tentunya konsumen akan bergerak mulai dari mencari tahu, memasukkan keranjang, hingga check-out alias melakukan transaksi pembelian. 

Jadi marketing funnel ini adalah suatu proses pemasaran yang memanfaatkan tahapan-tahapan yang dilalui oleh konsumen. Dengan mengetahui proses marketing funnel itu, para pebisnis akan bisa memetakan bisnisnya sehingga strategi pemasaran dapat tepat sasaran. 

Apa Saja Manfaat Marketing Funnel

Monetization tips. increasing conversion rates strategy. attracting followers. generating new leads, identify your customers, smm strategies concept.

Marketing funnel ini penting untuk dilakukan karena terdapat berbagai manfaat yang didapatkan untuk bisnis anda. Manfaat-manfaat itu antara lain: 

  • Meningkatkan Penjualan

Penjualan dapat meningkat ketika anda bisa menyesuaikan dengan apa yang relevan dengan pelanggan. Dengan memberikan pengalaman yang relevan kepada pelanggan kemungkinan besar keputusan pembelian dari konsumen akan terpicu. 

  • Mendapatkan Insight Konsumen

Jika sudah menganalisis marketing funnel, anda juga bisa mendapatkan temuan-temuan yang terkait dengan perilaku pelanggan di tiap tahapannya. Pebisnis akan mengetahui apa motivasi konsumen sampai mau membeli suatu produk. Dengan modal itu, pebisnis akan tahu strategi apa yang selanjutnya akan dilakukan. 

  • Membantu Identifikasi Area yang Kurang Maksimal

Ketika marketing funnel dilakukan, perilaku konsumen di tiap tahapannya tentunya juga akan diketahui. Dengan demikian, ketika ada tahapan yang kurang maksimal, maka anda dapat memaksimalkan atau mengubah strategi dengan modal hasil dari marketing funnel. 

  • Efektivitas dan Efisiensi Strategi Pemasaran

Marketing funnel juga dapat membuat strategi pemasaran lebih efektif dan efisien. Sebab, pebisnis tentunya sudah tahu secara pasti apa yang harus dilakukan, mana area yang perlu ditingkatkan, dan apa yang harus diperbaiki. Pebisnis juga dapat meningkatkan hubungan dengan konsumen potensial. 

Tahapan Marketing Funnel

Colorful modern funnel diagram

Urutan atau tahapan dari marketing funnel sendiri sebenarnya ada berbagai macam versi. Namun, terdapat konsep yang paling populer mengenai tahapan marketing funnel. Tahapan itu disebut ada tiga, yaitu: 

  • Top of the Funnel (TOFU)

TOFU adalah tahapan dimana konsumen baru menyadari, mengetahui, dan mengenal produk dari bisnis anda.

  • Middle of the Funnel (MOFU)

MOFU adalah tahapan dimana konsumen sudah tahu keberadaan produk atau bisnis anda dan di dalamnya terkadang ada intensi ketertarikan untuk memiliki produk.

  • Bottom of the Funnel (BOFU)

BOFU adalah tahapan terakhir dimana konsumen sudah memiliki keputusan pembelian. 

Selain konsep tiga tahapan singkat itu, terdapat tahapan yang lebih rinci terkait dengan perilaku konsumen yang bisa dimanfaatkan untuk strategi marketing funnel. Di antaranya adalah: 

  • Awareness

Awareness ini adalah tahapan pertama yang harus dibangun oleh suatu produk. Jadi pebisnis harus meningkatkan awareness atau kesadaran terhadap produk kita lebih dulu. Maksudnya adalah konsumen mengetahui keberadaan produk kita di pasaran. 

Jadi semakin luas jangkauan pemasaran, maka akan semakin banyak pula konsumen yang akan mengetahui produk kita. Pada tahapan ini adalah tahapan dasar dalam strategi pemasaran.  Misalnya seperti dengan cara iklan sampai menggunakan jasa influencer atau endorsement.

  • Interest

Tahapan kedua adalah interest. Jadi pada tahapan ini pemasaran yang ingin dijangkau adalah setelah konsumen mengetahui produk, mereka diharapkan tertarik dengan produk anda. Pasalnya, ketika tahapan awareness sudah meningkat, tetapi konsumen juga belum tentu tertarik dengan produk kita.

Oleh karena itu, perlu adanya strategi untuk memicu rasa ketertarikan dari konsumen yang diharapkan akan masuk ke tahap selanjutnya. 

Contoh strategi yang ditetapkan pada tahapan ini adalah product review yang bisa dilakukan melalui media sosial. 

  • Consideration

Ketika sudah tertarik, selanjutnya adalah meyakinkan konsumen terkait produk yang kita tawarkan. Pada tahapan ini, umumnya mereka sudah tertarik, tetapi masih belum ada intensi untuk melakukan pembelian. 

Konsumen hanya akan mencari tahu bagaimana produk kita untuk meyakinkan dirinya sendiri apakah produk itu layak dibeli dan bermanfaat baginya.

Contoh strategi yang bisa diterapkan pada tahapan ini adalah product trial

  • Evaluation

Setelah yakin, konsumen biasanya akan mempertimbangkan lagi dengan cara membandingkan dengan produk lainnya yang sama. 

Biasanya, salah satu hal yang paling sering dibandingkan adalah dari segi harga dan kualitas. 

Oleh karena itu, strategi yang dapat dilakukan pada tahapan ini adalah melakukan penawaran, seperti diskon, gratis ongkos kirim, cashback, dan lain sebagainya. 

  • Purchase

Tahapan setelahnya adalah purchase yang berarti konsumen sudah mengambil keputusan untuk membeli. Di sini strategi pemasaran masih belum berhenti meskipun konsumen sudah melakukan pembelian. Karena, ketika melakukan pembelian sudah dilakukan, konsumen belum tentu akan puas dengan apa yang sudah kita berikan. 

Oleh sebab itu, pada tahapan ini kita perlu strategi yang tepat untuk memberikan kesan yang baik kepada konsumen kita ketika pembelian sudah dilakukan. 

Strategi yang bisa diterapkan pada tahapan ini adalah dengan memberikan kemudahan pada proses pembelian, seperti opsi pembayaran yang lebih lengkap dan mudah. 

  • Loyalty

Dampak dari kesan yang baik tadi selanjutnya akan naik lagi ke tahap loyalty. Loyalty berarti adalah loyalitas atau kemauan dari konsumen untuk melakukan pengulangan transaksi terhadap produk anda. 

Strategi yang bisa diterapkan pada tahapan ini misalnya adalah dengan memberikan kartu member atau kartu loyalty yang akan memberikan keuntungan bagi konsumen loyal. 

  • Advocacy

Ketika sudah puas, konsumen selanjutnya akan melakukan advokasi. Maksudnya adalah mereka akan membagikan pengalamannya kepada orang lain agar turut membeli produk anda karena merasa puas dengan apa yang sudah diberikan produk anda. 

Strategi yang bisa diterapkan pada tahapan ini adalah dengan cara program afiliasi atau referral. Jadi maksudnya adalah setiap konsumen yang bisa mengajak orang lain membeli produk, mereka bisa mendapatkan komisi atau potongan harga. 

Baca juga: Pengertian AIDA, Sejarah, Rumusan Hingga Contohnya

Contoh Marketing Funnel Strategy 

Berikut adalah contoh strategi yang bisa diterapkan di dalam setiap tahapan marketing funnel. 

  • Lakukan Promosi Iklan secara Intensif

Tahapan ini adalah tahapan dasar yang wajib hukumnya dilakukan oleh setiap bisnis. Sebab, tahapan ini menentukan apakah konsumen tahu produk anda atau tidak. 

Cara yang dilakukannya pun cukup mudah, misalnya dengan membuat media sosial yang saat ini gratis. 

Jika memiliki dana lebih, bisa melakukan endorsement terhadap Key Opinion Leader atau bisa juga melakukan promosi berbayar di media sosial sehingga orang-orang yang tidak mengetahui sama sekali produk anda, bisa mengetahui keberadaan produk anda. 

Pada tahap ini alangkah lebih baiknya untuk menyisihkan dana tersendiri untuk melakukan promosi.

  • Kenali Masalah Konsumen dan Tawarkan Solusi

Setiap bisnis tentunya ada target pasar yang ingin dijangkau. Oleh karena itu, anda juga harus tahu lebih dulu masalah konsumen apa yang ingin anda selesaikan. Sebab, ketika anda mengetahui masalah konsumen, anda bisa membuat strategi promosi yang relevan terhadap konsumen. Sehingga konsumen pun merasa tertarik dengan produk anda. 

Misalnya ketika anda menemukan bahwa permasalahan konsumen adalah malas untuk datang ke toko, maka anda dapat membuat poster atau konten promosi yang menjelaskan bahwa produk anda bisa diantarkan secara gratis. 

  • Tunjukkan Keunggulan Produk

Strategi ini juga sebenarnya adalah strategi dasar yang harus dilakukan setiap produk. Jadi anda bisa menunjukkan keunggulan produk dengan cara menggunakan jasa product reviewer untuk menunjukkan keunggulan produk anda. 

  • Permudah Alur Transaksi

Meskipun terkesan sederhana, tetapi sebenarnya tahapan ini penting, karena terkadang ada beberapa konsumen yang enggan melakukan transaksi karena sulitnya alur transaksi pembelian. 

Misalnya zaman sekarang sudah ada teknologi cashless dimana konsumen hanya tinggal scan QR Code untuk membayar. Jadi, anda bisa menyediakan cara pembayaran tersebut. 

  • Program Loyalty dan Referral

Tentunya anda pernah ditanya di minimarket atau supermarket dengan pertanyaan, “apa ada membernya?” 

Hal itu adalah salah satu contoh program loyalty yang dilakukan dengan cara memberikan kartu membership atau kartu anggota. Kartu itu akan menawarkan hal-hal yang menguntungkan bagi para pemegangnya. 

Demikian penjelasan mengenai marketing funnel yang perlu diketahui. Demikian penjelasan mengenai marketing funnel yang perlu diketahui. Untuk memperdalam pengetahuan mengenai marketing funnel, tentu perlu belajar di tempat yang tepat. 

Dengan belajar melalui jurusan Digital Marketing Sampoerna University, tidak hanya mempelajari funnel marketing. Di sana juga belajar untuk menjadi seorang Digital Marketer profesional yang mempelajari seputar performance marketing, marketing funnel, dan materi lainnya yang berkaitan dengan dunia digital marketing.

Referensi
Ekrut.com

X