Skip to main content

Pengertian Riset Pasar, Metode, Hingga Cara Melakukan

By September 13, 2022September 16th, 2022Artikel, Artikel - FOB
riset pasar

Pelaku bisnis tentu ingin produk atau jasa mereka terus digunakan oleh para pelanggan atau konsumen dan untuk memahami kebutuhan konsumen dan memenuhinya perlu dilakukan riset pasar. Aktivitas ini dilakukan hingga dapat memahami kebutuhan konsumen, setelahnya bisa mengembangkan dan memperbaiki produk lama untuk bisa sesuai harapan.

Market research merupakan kegiatan yang dapat diartikan sebagai penelitian dalam bidang pemasaran, aktivitas ini tentu tidak asing lagi bagi mereka yang berkecimpung di dunia bisnis karena sebuah riset akan berkaitan dengan strategi pemasaran produk. Tujuan kegiatan ini dilakukan tentu agar produk dan jasa yang ditawarkan terjual dan memenuhi kebutuhan konsumen.

Apa Itu Riset Pasar?

Riset pasar adalah suatu proses pengumpulan informasi terkait target market mengenai kelayakan produk atau layanan yang baru. Kemudian dilakukan adanya evaluasi terhadap produk lama yang kemudian dikembangkan. Riset pasar memungkinkan produk atau brand menemukan target market serta feedback mengenai minat terkait produk yang dibeli.

Adanya riset pasar dilakukan dengan berbagai metode, termasuk wawancara, survei, pengujian produk, fokus grup dan lain sebagainya. Aktivitas ini bisa dilakukan oleh internal perusahaan, namun juga bisa melalui pihak ketiga dengan keahlian dalam hal penelitian. Riset pasar atau riset pemasaran dilakukan untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan konsumen.

Dalam memahami kebutuhan konsumen, bisnis dibantu dengan menciptakan produk dan layanan yang sesuai dengan harapan konsumen. Pada intinya, riset pasar diperlukan guna membantu perusahaan dan bisnis dalam mengumpulkan informasi penting dari target pasar yakni konsumen dan calon pelanggan untuk kemudian memahami kebutuhan yang mereka inginkan.

Riset Primer Vs Sekunder

riset pasar

Riset Pasar Primer

Riset pasar primer adalah aktivitas pengumpulan informasi secara langsung mengenai pasar dan pelanggan dari perusahaan atau pelaku bisnis. Dalam penerapan riset primer, prosesnya dibagi menjadi dua jenis di antaranya adalah riset eksplorasi dan riset spesifik. Berikut ini penjelasan singkat dari masing-masing jenis riset primer.

Riset eksplorasi adalah riset atau penelitian yang menghasilkan pertanyaan atau masalah, untuk nantinya ditangani oleh perusahaan. Sementara riset spesifik adalah riset yang dilakukan tepa setelah riset eksplorasi selesai dijalankan, tujuan riset pasar adalah untuk menemukan jawaban terkait masalah yang diidentifikasi lewat penelitian eksplorasi.

Riset primer juga dapat dilakukan secara kuantitatif, yakni berkaitan dengan data seperti tren dan informasi yang didapat dari catatan publik. Selain itu juga dapat diterapkan dengan kualitatif, yang artinya berkaitan dengan opini publik atau bagaimana perasaan konsumen setelah menggunakan produk dan jasa dari perusahaan tertentu.

Riset Sekunder

Riset pasar sekunder merupakan sebuah informasi dari sumber luar, bisa itu lembaga pemerintahan dan media yang digunakan untuk menarik kesimpulan serta pengambilan keputusan. Misalnya seperti laporan, tren laporan pemakaian media sosial, pengguna internet, statistik pasar hingga data dari penjualan yang dilakukan.

Beberapa sumber riset sekunder meliputi sumber publik, sumber komersial dan sumber internal. Sumber publik bisa seperti perpustakaan dan statistik pemerintahan, sumber komersial bisa didapat dari adanya informasi dan laporan dari lembaga riset. Kemudian sumber internal didapat dari pelaku bisnis itu sendiri, atau perusahaan dari penelitian sebelumnya.

Baca juga: Pengertian Etika Bisnis, Teori, Prinsip, dan Contohnya

Metode Riset Pasar

Fokus Kelompok (Focus Group)

Penerapan riset ini dilakukan dengan mengumpulkan beberapa orang untuk diajak berdiskusi secara kelompok. Dalam prosesnya bisa dilakukan pengujian terhadap mereka, memperlihatkan cara penggunaan produk, bertanya soal kebutuhan hingga meminta pendapat terkait produk atau layanan yang ditawarkan dan sudah dicoba.

Wawancara

Penggunaan metode wawancara sering kali dilakukan dengan tatap muka dan virtual, sehingga bisa memberi pertanyaan kepada konsumen dan narasumber guna mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Informasi terkait pelanggan sangat dibutuhkan guna melakukan penyusunan informasi, menambah fitur baru dan produk serta pengembangan produk atau layanan.

Kuesioner

Kuesioner adalah metode riset yang menggunakan formulir berisi daftar pertanyaan yang harus dijawab oleh responden. Kuesioner diberi kepada sampel atau orang yang memenuhi kriteria yang dibutuhkan, seperti riset mengenai kondisi psikologis pedagang pasar di Indonesia, maka ruang lingkup riset pasar adalah warga Indonesia dengan rentang usia 18-25 tahun.

Survei

Metode survei bisa dibilang mirip seperti kuesioner, karena juga menggunakan formulir dengan daftar pertanyaan yang harus dijawab. Tetapi juga pertanyaan dalam survei biasanya lebih sedikit ketimbang pertanyaan yang ada pada kuesioner serta responden yang ditargetkan sifatnya random atau acak dalam contoh riset pasar ini.

Observasi

Metode observasi dilakukan dengan pengamatan secara langsung terhadap objek yang akan diteliti, tujuannya memperoleh data dan informasi yang dibutuhkan. Sehingga konsumen yang diamati secara langsung untuk bisa mendapatkan bagaimana perilaku mereka serta mengamati tren, berikut yang termasuk ke dalam proses riset pasar kecuali riset rancangan.

Langkah Melakukan Riset Pasar

riset pasar

Merumuskan Masalah

Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum melakukan riset adalah penetapan perumusan masalah. Harus ditentukan masalah dan pertanyaan yang harus diketahui lewat riset, tujuan dilakukannya adalah untuk mencapai definisi dengan jelas. Merumuskan masalah dapat membuat peneliti mendapat pandangan mengenai tahap riset selanjutnya.

Menentukan Metode Riset

Setelah berhasil merumuskan masalah, langkah kedua yang harus dilakukan adalah menentukan metode riset. Diketahui bahwa riset terbagi menjadi dua jenis, primer dan sekunder, untuk melakukan riset primer diperlukan metode, entah itu kuesioner, survei, fokus grup atau wawancara. Kemudian perlu menggunakan alat lain seperti pertanyaan dan lain sebagainya.

Menentukan Sampel dan Mengumpulkan Data

Dalam proses pelaksanaan riset, peneliti membutuhkan sampel untuk bisa digunakan secara akurat dalam kelompok yang besar. Untuk mendapatkannya tentu dengan menggunakan cara, dan terdapat dua cara untuk bisa memiliki sampel representatif. Dua cara ini adalah probability sampling dan non-probability sampling, berikut penjelasanya.

Probability sampling adalah pemilihan sampel dilakukan secara acak, dalam setiap anggota populasi dinilai memiliki probabilitas yang sama untuk dipilih. Kemudian dimasukkan ke dalam sampel, macam-macam probability sampling seperti simple random sampling, sample random systematic, sample random berkelompok dan lainnya.

Non-probability sampling adalah pemilihan sampel yang tidak dilakukan secara acak, anggota populasi dipilih berdasarkan kebetulan dan faktor lain yang sudah direncanakan peneliti. Macam-macam non-probability sampling adalah purposive sampling, accidental sampling, quota sampling dan snowball sampling serta yang lainnya.

Analisis Hasilnya

Proses analisis data adalah tahap untuk memproses dan mengolah data yang sebelumnya mentah menjadi informasi yang berguna dan bermanfaat dalam mengambil keputusan. Data yang berhasil dikumpulkan kemudian dipahami, diolah dan diterjemahkan menjadi sebuah kesimpulan yang dapat menjawab pertanyaan atau tujuan riset pasar dilakukan.

Menyusun Laporan Hasil Riset

Langkah terakhir dari riset pasar adalah menyusun laporan hasil penelitian yang berisi mengenai hasil, kesimpulan hingga rekomendasi penelitian. Adanya laporan hasil penelitian ini nantinya dipakai untuk mengambil keputusan penting yang berkaitan dengan bisnis.

Demikian penjelasan mengenai riset pasar, mulai dari pengertian, jenis-jenis riset, metode riset pasar hingga langkah-langkah melakukan riset pasar. Fakultas Bisnis Sampoerna University mempersiapkan lulusan dengan keahlian di bidang akademis dan profesional. Guna memenuhi kebutuhan dunia bisnis baik secara nasional maupun internasional.

Sampoerna University juga memberi fasilitas lengkap bagi para mahasiswa dan mahasiswi dalam menempuh program belajar. Program yang ditawarkan dengan pilihan terbaik, pendidikan internasional unggul dan menjadi satu-satunya universitas dengan kurikulum pendidikan standar fakultas serta operasional Amerika Serikat.

Untuk informasi lebih lanjut terkait pendaftaran, kurikulum, kunjungan, dan informasi seputar Sampoerna University silakan mengisi data di bawah ini.

Article Form

Referensi

Populix

X