Skip to main content

Rancangan Penelitian: Arti, Manfaat, dan Contoh

By Juli 25, 2022Agustus 15th, 2022Artikel, Edukasi

Dalam melakukan penelitian, terlebih dahulu harus dibuat rancangan penelitian dalam metodologi penelitian. Lalu sebenarnya, apa arti dari rancangan penelitian dan bagaimana ciri-ciri, manfaat, serta contoh rancangan penelitian yang baik dan benar? Simak dalam tulisan berikut ini

Pengertian Rancangan Penelitian

Dalam KBBI, rancangan bisa berarti rencana, program, ataupun desain. Jadi, rancangan penelitian bisa dikatakan sebagai rencana, program, maupun desain dalam melakukan penelitian, secara singkat bisa dibilang cetak biru dalam penelitian tersebut.

Rancangan ini adalah kerangka berpikir terkait dengan metodologi penelitian dan teknik pengambilan sampel yang dipilih oleh peneliti dalam melakukan penelitian tersebut. Artinya, peneliti menggabungkan berbagai komponen penelitian dengan cara logis sehingga masalah-masalah yang akan dihadapi dalam penelitian bisa ditangani secara efisien.

Ini adalah strategi keseluruhan untuk mengumpulkan, mengukur, dan menganalisis data penelitian mulai dari awal sampai akhir. Rancangan penelitian biasanya sudah dibuat saat proposal penelitian dibuat agar peneliti dan pihak-pihak lain juga berkaitan tahu bagaimana penelitian ini akan dilakukan.

Pengertian Rancangan Penelitian Menurut Para Ahli

  • Wisadirana

Wisadirana mengatakan rancangan penelitian adalah bagian penelitian untuk membuat rancangan analisis data dan membantu menentukan sampel dalam penelitian.

  • Kerlinger

Sedangkan Kerlinger mengatakan bahwa rancangan penelitian merupakan skema menyeluruh tentang program-program yang akan dilakukan selama penelitian.

  • Sekaran

Menurut Sekaran, rancangan penelitian merupakan proses memutuskan soal hal-hal penelitian seperti bagaimana proses pengumpulan data, analisis, dan menafsirkannya, sampai pada akhirnya menemukan jawaban atas pertanyaan dalam penelitian tersebut.

  • Cavana

Sedangkan Cavana mengatakan rancangan penelitian adalah set yang sudah terstruktur atau pedoman untuk membantu menghasilkan penelitian yang valid dan bisa diandalkan.

Pentingnya Rancangan Penelitian

Woman making modern app interface

Ada beberapa hal yang membuat rancangan penelitian adalah sebuah hal penting bagi penulis dalam melakukan penelitian.

  • Sistematis 

Dengan rancangan ini, penelitian yang dilakukan bisa dibuat secara sistematis, logis, dan terstruktur, tidak acak dan abstrak yang akan menyulitkan peneliti dan pembaca.

  • Konsistensi

Rancangan penelitian juga membuat penelitian yang dilakukan tetap konsisten, tidak melebar ke mana-mana, serta mempunyai urutan yang jelas dan tak berganti-ganti.

  • Operasional

Rancangan juga membuat penelitian jadi bisa berjalan dengan lancar serta operasional, peneliti tidak bingung lagi tentang langkah-langkah yang harus dilakukan selanjutnya.

Ciri Rancangan Penelitian

Setidaknya ada empat ciri rancangan penelitian yang biasanya ada di dalam sebuah metodologi penelitian:

  • Netralitas

Dalam rancangan ini, hasil yang ingin dicapai harus bebas dari bias atau netral dari subjektivitas.

  • Reliabilitas

Artinya, penelitian yang dilakukan di waktu-waktu berbeda akan menemukan hasil yang sama jika penelitian dilakukan secara teratur.

  • Validitas

Rancangan penelitian bisa jadi alat ukur tentang validitas suatu penelitian, bahkan sebelum penelitian dilakukan.

  • Generalisasi

Karakteristik kunci dari desain penelitian adalah penelitian harus bisa diterapkan pada sejumlah populasi, tak hanya terhadap sampel yang ada saja.

Baca juga: Pengertian Teks Inspirasi: Jenis, Struktur, dan Contoh

Jenis Rancangan Penelitian

Secara garis besar, rancangan penelitian bisa dibagi menjadi tujuh jenis. Berikut ini adalah jenis-jenis rancangan penelitian:

  1. Penelitian Kualitatif
  2. Penelitian Kuantitatif
  3. Penelitian Deskriptif
  4. Penelitian Eksperimental
  5. Penelitian Korelasional
  6. Penelitian Diagnostik
  7. Penelitian Eksplorasi

Manfaat Penyusunan Rancangan Penelitian

Young businesswoman working with statistics charts on computer monitor, analyzing company data on paperwork. using online information to create research report before deadline, at night after hours.

Lalu, sebenarnya apa manfaat dari penyusunan rancangan penelitian? Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan:

  • Menjelaskan Tujuan Penelitian 
  • Sebagai Batasan Penelitian
  • Mengarahkan Penelitian
  • Sebagai Perencana Penelitian
  • Memberikan Gambaran Kesulitan Penelitian 
  • Membantu Membuat Strategi Penelitian
  • Membuktikan Hipotesis Penelitian
  • Memperjelas Penelitian

Contoh Rancangan Penelitian

Berikut ini beberapa contoh rancangan penelitian:

  • Rancangan Penelitian Sosial

Rancangan penelitian memakai metode kuantitatif deskriptif dengan grafik yang dipadukan dengan metode kualitatif sebagai pelengkapnya. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain kasus tunggal.

Menurut Latipun (2008), desain kasus tunggal merupakan desain penelitian yang digunakan dengan tujuan mengevaluasi efek perlakuan dengan kasus tunggal. Kasus tunggal tersebut bisa beberapa subjek dalam satu kelompok atau bisa juga subjek tunggal.

Desain tersebut sesuai dengan tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui efektivitas Acceptance and Commitment Therapy terhadap kesejahteraan psikologis penderita kanker payudara.

Desain penelitian menggunakan model A-B-A yang digunakan untuk menunjukkan hubungan sebab-akibat antara variabel bebas dan variabel terikat. Model ini terdiri dari A1 (baseline 1), B (treatment atau intervensi), dan A2 (baseline 2).

Pertama, subjek akan dilihat dan dicatat perilakunya secara berkelanjutan pada kondisi awal baseline (A1) dalam periode waktu tertentu, kemudian dicatat pada kondisi intervensi (B). Lalu, usai pengukuran pada kondisi intervensi, dilanjutkan dengan pengukuran pada kondisi baseline kedua (A2).

Hal tersebut membuat mungkin untuk bisa menarik kesimpulan adanya hubungan dalam fase intervensi antara variabel terikat dan variabel bebas.

Pengukuran dilakukan dengan metode kualitatif berupa wawancara serta dengan metode kuantitatif dengan menggunakan alat ukur skala.

Akhirnya, pengaruh Acceptance and Commitment Therapy bisa dilihat dengan membandingkan antara baseline pertama, intervensi, dan baseline kedua lalu dengan memadukan data observasi dan wawancara subjek.

  • Rancangan Penelitian Kuantitatif

Rancangan penelitian dalam penelitian ini meliputi: penentuan masalah penelitian, pengumpulan data penelitian, dan analisis data.

Penelitian ini termasuk dalam penelitian korelasional, sehingga dapat dikaitkan dengan variabel yang diperlukan. Variabel adalah segala sesuatu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, untuk kemudian ditarik kesimpulannya.

Variabel independen dalam penelitian ini adalah pesan dakwah ustaz Soraya. Variabel dependen dalam penelitian korelasional ini adalah pengalaman ibadah salat ibu-ibu jama’ah Ar-Rasyidah.

Variabel X adalah adalah pesan dakwah ustaz Soraya, indikator dari variabel X:

  • Keaktifan mendengarkan kegiatan dakwah yang disampaikan oleh ustaz Soraya
  • Terserapnya pesan dakwah yang disampaikan oleh ustaz Soraya terhadap pendengar.
  • Pengalaman penonton terhadap pesan dakwah yang disampaikan oleh ustaz Soraya.
  • Penilaian pendengar terhadap pesan dakwah yang dilakukan oleh ustaz soraya.

Variabel Y adalah pengalaman ibadah salatt Ibu-ibu jama’ah Ar-Rasyidah. Indikator Variabel Y:

  • Mengerjakan salat fardhu
  • Mengerjakan salat sunnah rawatib
  • Mengerjakan salat sunnah (tahajud, dhuha, hajat dan witir)
  • Mengerjakan salat jama’ah
  • Melaksanakan seluruh syarat dan rukun salat

Rancangan Penelitian Kualitatif

Rancangan penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif adalah pendekatan induktif untuk penyusunan pengetahuan yang menggunakan riset dan menekan subjektivitas.

Menurut Sugiyono (2011), metode deskriptif adalah metode yang dipakai untuk menggambarkan atau menganalisis suatu hasil penelitian, tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpulan yang lebih luas.

Menurut Moleong (2014), penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk memahami fenomena mengenai apa yang dialami oleh subjek penelitian, misalnya perilaku, persepsi, motivasi, serta tindakan.

Demikian penjelasan mengenai rancangan penelitian. Dalam menyusun suatu penelitian, tentu harus teratur agar hasilnya bagus dan berguna. Maka dari itu, Sampoerna University membuat unit Center for Research and Community Service (CRCS) di bawah Kantor Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan (Vice Rector of Academic and Student Affairs /VRASA), untuk memfasilitasi dan mengelola kegiatan penelitian dan pelayanan masyarakat yang dilakukan.

Referensi

Penelitian Ilmiah

 

 

X